Breaking News:

Kudeta Militer Myanmar

6 Selebriti Hasut Mogok Kerja, Junta Militer Myanmar Keluarkan Surat Perintah Penangkapan

Hingga kini, Junta militer Myanmar berhasil menangkap 500 orang yang terlibat protes kudeta militer.

Editor: Isvara Savitri
Istimewa/AFP
Ujuk rasa anti-kudeta Myanmar - Para aktivis anti kudeta dikabarkan akan ditangkap militer Myanmar. Satu kelompok orang mendatangi rumah sakit untuk memastikan seorang dokter aman 

TRIBUNMANADO.CO.ID, YANGON - Junta militer Myanmar menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap enam selebriti Myanmar.

Keenam artis tersebut diduga menghasut masyarakat agar terlibat dalam pemogokan yang telah melumpuhkan banyak kantor pemerintah untuk turut protes atas terjadinya kudeta.

Total penangkapan yang dilakukan sudah sebanyak 500 orang hingga hari ini.

Rabu (17/2/2021) malam waktu Myanmar, pasukan keamanan melepaskan tembakan di Kota Mandalay.

Tembakan tersebut diluncurkan saat pekerja kereta api menghentikan kereta api yang sedang beroperasi sebagai bagian dari gerakan pembangkangan sipil.

Unjuk Rasa Anti Kudeta Myanmar - Akibat aksi kudeta, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada pemerintah militer Myanmar sedangkan Facebook mengawasi konten yang dijalankan pihak junta.
Unjuk Rasa Anti Kudeta Myanmar - Akibat aksi kudeta, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada pemerintah militer Myanmar sedangkan Facebook mengawasi konten yang dijalankan pihak junta. (YE AUNG THU/AF)

Satu orang terluka, kata warga.

Seperti dilansir Reuters Kamis (18/2/2021), ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan di seluruh negara Myanmar pada Rabu waktu setempat, dalam sejumlah aksi protes terbesar menentang kudeta militer 1 Februari lalu dan penahanan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

Pawai jalanan telah berlangsung lebih damai daripada demonstrasi yang ditindas dengan berdarah-darah dalam setengah abad pemerintahan militer sebelumnya, tetapi mereka dan gerakan pembangkangan sipil telah memiliki efek melumpuhkan banyak bisnis resmi.

Junta militer mengumumkan pada Rabu malam bahwa enam selebriti, termasuk sutradara film, aktor dan penyanyi, dicari di bawah undang-undang anti-penghasutan karena mendorong pegawai negeri untuk bergabung dalam aksi protes.

Tuntutan itu dapat membawa hukuman dua tahun penjara.

Putri Penguasa Dubai Ceritakan Upaya Pelarian yang Gagal, Sempat Arungi Samudera Hindia

Baca juga: Taiwan Gagal Membeli Vaksin dari BioNTech, Diduga Karena Dihalangi China

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved