Berita Bitung
Bawaslu Bitung Ungkap Beberapa Catatan ke KPU
Josep Sammy Rumambi Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kota Bitung melayangkan sejumlah catatan kritis
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Josep Sammy Rumambi Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kota Bitung melayangkan sejumlah catatan kritis.
Terkait Pelaksanaan Pilkada serentak Kota Bitung tahun 2020.
Sammy menyampaikan catatan kritis, saat rapat evaluasi Sumber Daya Manusia dan Tingkat Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Bitung Tahun 2020 Divisi SDM dan Parmas, Selasa (16/2/2021) kemarin.
Di antaranya usul buat pelatihan ke pemuda Masjid dan Gereja mengenai simulasi pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS).
Baca juga: Miliarder Baru Tuban Beli Mobil Mewah, Berangkatkan Keluarga Naik Haji hingga Modal Usaha
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Posisi Tidur Seperti ini Bisa Bantu Kita Cegah Asam Lambung Naik
Baca juga: Prediksi Liga Champions Porto Vs Juventus, Ronaldo Bakal Diadang Pepe, Berikut Susunan Pemainnya
Karena ada waktu cukup panjang, yaitu 3 tahun ini sebelum pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.
Evaluasi penyelenggara adhock Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar jaga integritas.
“Pengalaman ada penyelenggara di Kecamatan Aertembaga, yang undur diri karena diduga berafiliasi dengan calon tertentu.
Meski ada hubungan saudara, keluarga, kakak beradik dan lainnya tidak, sebagai penyelenggara tidak boleh foto bersama,
apalagi menunjukkan simbol atau tanda yang berkaitan dengan calon,” kata Sammy diwawancarai Rabu (17/2).
Baca juga: Info BMKG : Ini Daerah yang Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem Kamis 18 Februari 2021
Baca juga: Gadis Cantik Selvi Djalilu, Minta Pasangan Berkah Perhatikan Penerangan di Bolsel
Secara pribadi dia menilai penyelenggara itu atau ketua PPK Kecamatan Aertembag, harus diberi aprediasi pada kinerjanya dan punya integritas namun lalai dalam menjaga integritasnya.
Selain itu pada rapat kemarin, yang berlangsung di aula Kantor KPU Bitung Sammy juga mengangkat terkait pelaksanaan rekrutmen penyelenggara di tingkat PPK.
Sempat ada beberapa calon penyelenggara waktu itu, ada nama dalam sistem informasi partai Politik (Sipol).
Baca juga: SINOPSIS The Veteran, Film Bergenre Laga dan Pembunuhan
Baca juga: Aung San Suu Kyi Didakwa Impor Walkie Talkie Secara Ilegal
Namun meski penyelenggara adhock atau PPK namanya ada di Sipol, belum pasti sebagai anggota atau pengurus partai.
“Hal-hal seperti ini sedikit membuat terjanggal administrasi, dari para calon adhock waktu melamar lalu,” tambahnya.
Pihaknya juga mendapati ada data pemilih ditemukan di 1 rumah, pindah domisi.
Misalnya ada warga terdata di A sekarang memilih di B, sehingga itu memicu terjadi kegandaan.
Menurutnya jangan samakam data pemilih dan data penduduk.

“Hapus data pemilih bukan berarti terhapus dari data pemilih,” ujarnya.
Dia juga mencermati proses rekrutmen Kelompok penyelenggara pemugutan suara (KPPS), dilakukan 1 bulan sebelum hari H.
Idhli Fithriah Ketua Divisi sosialisasi, parmas, pendidikan pemilih dan SDM KPU Kota Bitung, menyampaikan, terima kasih atas masukkan dari Bawaslu Kota Bitung pada rapat kemarin.
Kejadian yang terjadi di lapangan, berdasarkan pengalaman di pilkada tahun 2015.
“Sipol terdaftar yang dipusat akun Sipol Nasional. Sulit di hapus lagi, sempat ada 2 penyelenggara masuk sipol.
Saat kami klarsifikasi mereka bilang nama mereka di catut dan di masukkan dalam pengurus parpol tanpa sepengetahuan. Lalu mereka buat surat pernyataan bukan anggota partai,” terang Idhli.
Baca juga: Tiba-tiba Melarikan Diri dengan Meloncat ke Jurang, KKB Papua Janius Bagau Ditembak Mati TNI
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Meski Jarang Tampil di TV, Yuni Shara Ternyata Punya Ladang Uang Loh
Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw sangat mengapresiasi atas terlaksananya Pilkada serentak 2020.
“Provinsi Sulut adalah tingkat partisipasi tertinggi pada pelaksanaan pilkada kemarin, itu tentu tidak lepas dari peran serta teman-teman Bawaslu, Polres,
terutama ujung tombak kita para Relawan Demokrasi," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga turut menyampaikan terima kasih kepada pihak RSUD Manembo-nembo
yang telah turut membantu pada tahapan Pilkada dimasa pandemi.(crz)
Baca juga: Minuman Lokal Ini Bikin Istri di Thailand Kelelahan Layani Suami, Sehari Minta Jatah 7 Kali
Baca juga: Nama Korban Kecelakaan Maut, Motor RX King Tabrakan Dengan Mobil Honda Mobilio Selasa Sore
YOUTUBE TRIBUN MANADO: