Vaksinasi Covid

Tolak Vaksinasi Covid-19 Bisa Dijemput Pakai Mobil Polisi

Di Manado, tenaga kesehatan (nakes) yang menolak jalani vaksinasi Covid-19 bisa dijemput dengan mobil polisi. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Di Manado, tenaga kesehatan (nakes) yang menolak jalani vaksinasi Covid-19 bisa dijemput dengan mobil polisi.  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tolak vaksin, sanksi menanti. 

Di Manado, tenaga kesehatan (nakes) yang menolak jalani vaksinasi Covid-19 bisa dijemput dengan mobil polisi. 

"Sanksinya seperti itu," kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Manado Joy Sekeon kepada Tribun Manado di kantor Dinas Kesehatan Manado pekan lalu.

Sebut Joy, sanksi bagi nakes penolak vaksinasi memang keras.

Baca juga: Masih Ingat Felicia Tissue Pacar Putra Bungsu Presiden Jokowi? Kabarnya Sudah Lamaran, Fotonya Viral

Baca juga: Gebrakan Blusukan Mensos Risma Ancam Anies Baswedan, Wagub Ariza Ikut Lawan Elektabilitas Petahana

Baca juga: Bayi Kembar Dibawa Kabur Kawanan Monyet, 1 Tewas Dilempar dari Atap Rumah, Gagal Diselamatkan

Meski demikian, ia bersyukur, sanksi tersebut tak pernah dilaksanakan. 

"Semua nakes bersedia. Tak ada penolakan," ujarnya.

vaksinasi Covid-19 di Pemkab Bolmong
vaksinasi Covid-19 di Pemkab Bolmong (Tribun manado / Siti Nurjanah)

Menurutnya vaksinasi sejauh ini telah mencakup 80 persen nakes. Banyak nakes sudah jalani vaksinasi tahap dua. 

Kasus covid-19 di Indonesia hingga saat ini masih belum juga menurun.

Baca juga: TNI Kembali Berduka, Prada Ginanjar Gugur Diserang KKB Tadi Pagi, Terkena Tembakan Dibagian Perut

Baca juga: Tragis, Kawanan Monyet Lempar Bayi dari Atap Rumah hingga Bunuh Satu Keluarga, Tewas di Saluran Air

Baca juga: Jokowi Lantik ODSK, Steven Kandouw: Terima Kasih Masyarakat Sulut

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kasus persebaran covid-19 di Indonesia.

Mulai dari menggalakan gerakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun), hingga menerapkan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat).

Selain itu, sejak Januari lalu pemerintah juga telah melakukan vaksinasi guna menekan angka kasus covid-19.

Proses vaksinasi ini dilakukan secara bertahap, dengan diawali dari para tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, kemudian masyarakat umum.

Baca juga: Ashanty dan Aurel Hermansyah Mendadak Umumkan Hasil Swab PCR Positif, Anang dan Arsya?

Baca juga: ODSK Dilantik Gubernur dan Wagub 2021-2024, Kenapa Cuma Menjabat 3 Tahun? ini Penjelasannya

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan bahwa masyarakat umum dijadwalkan akan menerima vaksin covid-19 pada April mendatang.

"Warga biasa bisa mendapatkan vaksin covid-19 sekitar bulan April, itu diprioritaskan atau diarahkan dengan prioritas ke daerah rentan wabah dan daerah yang berpenduduk padat," kata Moeldoko pada Kamis (11/2/2021) yang dikutip dari Kompas.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved