BPJS Kesehatan

Dana Jaminan Sosial Kesehatan Surplus Rp 18 T, BPJS Kesehatan Jamin Pelayanan JKN-KIS Lebih Baik

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan atau BPJSK) memastikan kecukupan pembiayaan program JKN-KIS

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris memaparkan kinerja dan kondisi keuangan Dana Jaminan Sosial Kesehatan dalam public expose secara virtual, Selasa (08/02/2021).  

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan atau BPJSK) memastikan kecukupan pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menyatakan, sampai 31 Desember 2020,

pendanaan program Dana Jaminan Sosial (DJS) JKN-KIS terhitung cukup.

Bahkan cashflow atau arus kas  DJS Kesehatan mulai surplus dan kondisi
keuangan berangsur sehat.

Komisi II DPRD Bolmong RDP Bersama Masyarakat Desa Lalow dan Dinas Terkait Soal Batas Wilayah

CS-WL Tinjau Ruang Kerja Serta Rudis Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon

Pelanggaran HAM Tahanan Tewas Diduga Dihajar Polisi, Komnas HAM Berikan Kecaman, DPR Desak DPP Polri

"Data unaudited, setelah pembayaran kepada seluruh fasilitas  kesehatan, posisi per 31 Desember 2020,

DJS Kesehatan memiliki saldo kas dan setara kas  sebesar Rp 18,7 triliun," ujar Fachmi Idris dalam Public Expose Kinerja  dan Kondisi Keuangan DJSDJS di Akhir Masa Jabatan Direksi 2016-2020 yang berlangsung secara virtual, Senin (08/02/2021).

Kondisi keuangan DJS Kesehatan yang berangsur sehat ini ditunjukkan dengan kemampuan  BPJS Kesehatan dalam membayar seluruh tagihan pelayanan kesehatan secara tepat waktu.

Kisah Kue Keranjang Ci Lili Langganan Andrei Angouw, Resep Abadi Yang Terancam Tanpa Pewaris

Ini Saran Jusuf Kalla Agar Kasus Covid-19 Tak Sampai 2 Juta

Termasuk juga penyelesaian pembayaran atas tagihan tahun 2019.

"Saat ini tak ada lagi gagal bayar," jelasnya.

Selain itu dengan tata kelola yang andal, Program JKN-KIS diharapkan
pada 2021 mulai dapat membentuk dana cadangan teknis untuk memenuhi persyaratan  tingkat kesehatan keuangan DJS Kesehatan sesuai regulasi.

Ia mengatakan, saat ini DJS memiliki kemampuan bayar klaim hingga 1,5 bulan ke depan.

Sosok Tengku Zulkarnain, Mantan Pengurus MUI yang Diperiksa Polisi Kasus Abu Janda, Ini Biodatanya

Tom Brady Legenda American Football, Masih Garang di Lapangan, Raih Gelar ke 7

Fachmi  bilang, untuk prediksi kondisi DJS Kesehatan ke depan, terlebih di masa pandemi Covid-19 perlu terus diperhatikan.

Tentu dengan memperhatikan tingkat kesehatan masyarakat serta melihat kondisi  ekonomi Indonesia.

Katanya, melihat kondisi cashflow DJS Kesehatan yang berangsur sehat ini menjadi hal  yang positif untuk keberlangsungan Program JKN-KIS ke depan.

"Tongkat estafet kepada Direksi  yang baru ini diharapkan  dapat meringankan laju Direksi BPJS Kesehatan di masa mendatang,”  ujar Fachmi.(ndo)

Kodam XIII/Merdeka Serahkan 11 Paket Sembako, Harap Warga Dendengan Dalam Bisa Trauma Healing

Masih Ingat Polisi Pelaku Video Syur di Ruang Isolasi Covid-19? Tersangka, Briptu F Terancam Dicopot

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved