Breaking News
Minggu, 7 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

1.500 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Bolsel

Sebanyak 1.500 vial vaksin Sinovac tahap pertama akhirnya tiba di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kamis (28/1/2021)

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Nielton Durado
1.500 Vial Vaksin Sinovac Tiba di Bolsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Sebanyak 1.500 vial vaksin Sinovac tahap pertama akhirnya tiba di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kamis (28/1/2021). 

Ribuan vaksin Sinovac tersebut dikawal ketat oleh pihak keamanan dari kepolisian dan TNI sejak pengiriman dari Manado

Vaksin Sinovac tersebut sesampainya langsung disimpan di Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Bolsel.

Kepala Dinas Kesehatan Bolsel dr Sadly Mokodongan, melalui Kabid PDSK dan Farmalkes Siska T Badu Skm mengatakan, untuk sementara vaksin ini akan di simpan digudang farmasi yang akan dijaga ketat oleh pihak keamanan. 

Tetty Paruntu Beri Sinyal Terkait Masa Depan JAK, Pasca-Dinonaktifkan dari Ketua Harian Golkar Sulut

Terkait Kasus JAK, Pengamat Politik: Sanksi Pemecatan dari DPRD dan Partai Harus Diberlakukan

Minut Ketambahan 18 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Nantinya digudang farmasi akan disimpan di tempat pendingin refrigerator, yang diperuntukan untuk penyimpanan vaksin," ujarnya.

Lanjutnya, 1.500 vial vaksin Sinovac akan dilakukan dua tahap vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang ada d Bolsel.

"Nantinya ada 726 tenaga medis yang akan diberikan vaksin Sinovac," ungkapnya.

Siska juga menyampaikan, rencananya pada Senin (1/2/2021) akan Launcing vaksinasi yang dilaksanakan di lapangan futsal Molibagu.

Cerita Pilu Keluarga Berisi 4 Pasien Covid-19 yang Kesulitan Cari Rumah Sakit

Nursyah Ibu Indah Permatasari Doakan Pernikahan Anaknya & Arie Kriting Berantakan: Sudah Dicuci Otak

"Launching vaksin ini akan diberikan kepada 10 orang Forkopimda, diantaranya Bupati, Wabup, Kapolres, kepala kementrian Agama, kepala Koramil dan Kepala - kepala SKPD," ucapnya.

Ia juga menambahkan, bagi yang sudah pernah ditemukan kasus positif Coronavirus sudah tidak akan dilakukan lagi vaksinasi.

"Tak hanya itu, bagi yang memiliki penyakit bawaan serta ibu hamil dan menyusui tidak boleh di lakukan vaksinasi," tutupnya.

Setelah Terima Vaksin, Puskesmas Bintauna Langsung Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19

Jangan Termakan Hoaks

Seperti Bupati Hi Iskandar Kamaru, Wabup Deddy Abdul Hamid juga menyatakan siap menjadi orang pertama di Bolsel mendapat suntikan Vaksin Covid-19.

“Jika memenuhi syarat, saya siap menjadi orang pertama divaksin,” kata Deddy ketika dihubungi Tribun Manado

Dirinya meminta masyarakat tidak takut divaksin. 

Deddy Abdul Hamid.
Deddy Abdul Hamid. (Istimewa/Diskominfo Bolsel.)

Vaksinasi katanya, merupakan program pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Sebelum diedarkan tentu pemerintah terlebih dahulu memastikan vaksi aman atau tidak,” kata Deddy.

Selain itu imbaunya, masyarakat juga jangan percaya informasi hoax yang beredar terkait vaksin Sinovac. 

“Memang banyak informasi terkait vaksin yang beredar dan meresahkan masyarakat. Apalagi dibilang dalam vaksin ada chip. Itu hoaks,” kata Deddy.

Besok Sidang Pendahuluan PHP Pilkada 2020, KPU Boltim Akan Hadir Bersama Pengacara

“Masyarakat tidak perlu khawatir, pak presiden saja sudah disuntik vaksin dan kini sehat- sehat saja,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Sadly Mokodongan menjelaskan, vaksin Sinovac bisa membentuk anti bodi sehingga bisa melawan virus corona.

“Kemungkinan terpapar Covid-19 setelah divaksi memang ada. Tapi, tubuh sudah lebih siap karena adanya anti bodi,” kata Sadly. 

Begini Kondisi Anak Kecil Yang Terlindas Mobil Honda CRV, Kejadian Tadi Pukul 12.30 WIB

Menurutnya, program yang diberikan pemerintah, tentunya bermanfaat bagi masyarakat yang sudah dipastikan aman melalui uji klinis.

“Ini bentuk ikhtiarlah. Terkait efek samping vaksin sejauh ini belum ada. Dan itu jarang terjadi," aku dia. 

"Pengalaman kami melakukan vaksin imunisasi, belum ada laporan efek samping apalagi yang fatal,” tuturnya.

Hingga kini katanya, Pemkab Bolsel masih menunggu jadwal distribusi dari pemerintah pusat. 

Untuk Sulut, baru Tomohon dan Manado

"Kita belum tahu pasti kapan Bolsel mendapat jadwal untuk tahap Satu gelombang Dua karena yang diutamakan daerah zona Merah,” kata Sadly. (Nie)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO

 
 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved