Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Longsor di Bolsel

Sempat Lumpuh 4 Jam, Jalan Trans Sulawesi di Bolsel Kini Kembali Normal Pasca-Longsor

Akses lintas provinsi yang menghubungkan jalur Trans Sulawesi via Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sempat lumpuh total.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/BPBD Bolsel
JALAN TRANS SULAWESI - Akses lintas provinsi yang menghubungkan jalur Trans Sulawesi via Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, sempat lumpuh total. Hal ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang menerjang Desa Soputa, Kecamatan Tomini, pada Minggu (31/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Akses lintas provinsi yang menghubungkan jalur Trans Sulawesi via Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sempat lumpuh total.
  • Hal ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang menerjang Desa Soputa, Kecamatan Tomini, pada Minggu (31/5/2026).
  • Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat total sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh pemerintah setempat yang bekerja sama dengan warga dan pihak swasta.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akses lintas provinsi yang menghubungkan jalur Trans Sulawesi via Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, sempat lumpuh total.

Hal ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang menerjang Desa Soputa, Kecamatan Tomini, pada Minggu (31/5/2026).

Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat total sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh pemerintah setempat yang bekerja sama dengan warga dan pihak swasta.

Camat Tomini, Eus Daud, membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa material longsoran menutup badan jalan hingga menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas cukup lama.

Menurutnya, akses jalan trans Sulawesi sempat terputus selama empat jam.

"Pada saat longsor terjadi kami sudah memberikan himbauan agar mencari jalur lain," ujarnya via telepon malam tadi.

Sesaat setelah kejadian, Eus langsung menggerakkan warga setempat untuk melakukan aksi cepat tanggap.

Bersama masyarakat, ia bergotong-royong membersihkan material tanah dan bebatuan yang menutup jalan.

Namun, upaya evakuasi awal sempat terkendala karena keterbatasan peralatan yang dimiliki oleh warga, sehingga proses pembukaan jalur memakan waktu.

"Kami kemudian meminta bantuan ke perusahan yang ada di Tomini untuk menurunkan alat berat," ucapnya.

Langkah taktis tersebut membuahkan hasil.

Setelah alat berat diturunkan ke lokasi kejadian, material longsor yang cukup tebal akhirnya berhasil disingkirkan dari badan jalan.

"Alhamdulilah, malam ini akses jalan trans Sulawesi sudah bisa dilalui," tegasnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved