Breaking News:

Virus Nipah

Virus Nipah Sangat Berbahaya, Pasien Kejang-kejang dan Meninggal

Virus baru ini ditengarai lebih berbahaya dibandingkan dengan virus corona yang saat ini menjadi pandemi di seluruh dunia.

kompas.com
Penampakan Virus Nipah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Virus baru kembali mengintai dunia. Namanya Virus Nipah. Virus baru ini ditengarai lebih berbahaya dibandingkan dengan virus corona yang saat ini menjadi pandemi di seluruh dunia.

Seseorang yang terinfeksi Virus Nipah dapat mengalami gejala-gejala pernapasan termasuk batuk, sakit tenggorokan, meriang dan lesu, dan ensefalitis, pembengkakan otak yang dapat menyebabkan kejang-kejang dan kematian.

Singkatnya, ini adalah penyakit yang sangat berbahaya bila tersebar.

Para ilmuwan sekarang terus melakukan penelitian terhadap virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut. Penelitian dilakukan demi mencegah munculnya pandemi lagi di seluruh dunia.

Salah seorang ilmuwan yang ditugaskan meneliti virus Nipah adalah Supaporn Wacharapluesadee.

Supaporn adalah warga negara Thailand yang pada awal pandemi covid-19 terjadi ditugaskan pemerintah negara gajah putih untuk melakukan penelitian terhadap para penumpang pesawat terbang yang baru saja tiba dari Wuhan, China.

Ia memimpin Thai Red Cross Emerging Infectious Disease-Health Science Centre, lembaga penelitian yang meneliti penyakit-penyakit infeksi baru (emerging), di Bangkok.

Selama 10 tahun terakhir, ia menjadi bagian dari Predict, ikhtiar global untuk mendeteksi dan menghentikan penyakit yang dapat melompat dari hewan ke manusia.

Ketika mendeteksi Covid-19, Supaporn dan timnya mendapati bahwa selain merupakan virus baru yang tidak berasal dari manusia virus tersebut berkerabat dekat dengan jenis virus corona yang telah ditemukan pada kelelawar.

Sepanjang kariernya, Supaporn dan para kolega telah meneliti ribuan sampel kelelawar dan menemukan banyak virus baru.

Halaman
1234
Editor: muhammad irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved