Breaking News:

Berita Minsel

Polres Minsel Larang Cap Tikus Dijual Kepada Masyarakat Umum

AKP Denny Tampenawas menjelaskan oknum masyarakat penjual Cap Tikus bisa diancam dengan hukuman pidana.

Istimewa/TribunPekanbaru.com/TribunJogja.com
Ilustrasi minuman keras - Kasat Resnarkoba Polres Minsel AKP Denny Tampenawas menegaskan oknum masyarakat penjual Cap Tikus bisa diancam dengan hukuman pidana. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polres Minahasa Selatan (Minsel) menyampaikan imbauan terkait dampak negatif penjualan maupun konsumsi minuman keras.

Selain berdampak pada kondisi kesehatan tubuh, minuman keras juga disebut berpotensi ganggu stabilitas kamtibmas. 

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kasat Resnarkoba Polres Minsel AKP Denny Tampenawas saat kegiatan sambang dan sosialisasi kepada para pedagang minuman keras (miras) jenis Cap Tikus. 

Baca juga: DPC PDIP Tomohon Tanam 500 Pohon di Gunung Mahawu

Baca juga: Info BMKG Senin 25 Januari 2021 untuk Wilayah Sulawesi Utara: Airmadidi, Kotamobagu, Manado, Tondano

Baca juga: Dinar Candy Buka Lowongan Kerja, Cukup Jadi Pacar Sewaannya, Gaji Rp 100 Juta per Bulan, Ini Syarat!

Kali ini Jumat (22/01/2021), yang disambangi Kasat Resnarkoba adalah kios-kios Desa Wanga Amongena, Kecamatan Motoling Timur

“Maksud dan tujuan dilakukan sosialisasi dan imbauan ini agar masyarakat khususnya penjual miras Cap Tikus, tahu akan dampak negatif dari peredaran atau menjual miras tanpa izin yang mana dapat berdampak negatif bagi kesehatan serta potensi ganguan Kamtibmas,” ungkap AKP Denny Tampenawas.

Ia menjelaskan oknum masyarakat penjual Cap Tikus bisa diancam dengan hukuman pidana.

Baca juga: Banyak Dikeluhkan Warga, Pembatasan Jam Operasional di Tomohon Akan Ditinjau Kembali

Baca juga: Ini 4 Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Baca juga: Cewek Manado Angelia Stesy Tacoh Minta Pemerintah Relokasi Warga di Bantaran Sungai 

"Sebagaimana dimaksud dalam undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, Perda Sulut nomor 4 tahun 2014 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol dan Perda Minsel nomor 7 tahun 2009 tentang retribusi dan perijinan minuman beralkohol," terangnya.

Kepada para pemilik kios, ia memerintahkan untuk segera menyimpan semua miras Cap Tikus.

"Dan berjanji untuk tidak akan menjual lagi kepada masyarakat langsung," ujarnya lagi.

Apabila ditemukan, AKP Denny menegaskan, maka yang bersangkutan diproses sesuai dengan hukum yg berlaku, selanjutnya masing-masing penjual atau pemilik kios diberikan Maklumat Kapolres Minsel tentang larangan untuk menjual minuman berlakohol tanpa izin.

Baca juga: Seorang Wanita Tusuk Suami Pakai Pisau Berkal-kali, Cemburu Lihat Foto, Ternyata Dirinya Sendiri

Baca juga: Diubah Jelang Lahiran, Ternyata Ini Nama Asli Anak Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Bukan Rafathar! 

Baca juga: Langgar Jam Operasional, Puluhan Pengunjung dan Karyawan Atlantis Cafe Dijemput Polresta Manado 

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved