Kasus Penganiayaan

Anak di Bawah Umur Ini Diduga Aniaya Ayah Tiri, Begini Kronologisnya

sebagai penerus bangsa harus melakukan hal positif karena menjadi tumpuan dan harapan bangsa di masa depan

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa
Kapolsek Kompol Andri Permana dan terduga pelaku penganiayaan (wajah diblur) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana angkat bicara terkait kasus peredaran senjata tajam (sajam) yang menyabkan terjadi penganiayaan.

Mirisnya, terduga pelakunya kata Kapolsek adalah anak di bawah umur.

“Iya, ini menjadi atensi kami. Saya berharap dan berpesan ke orangtua untuk memperhatikan ini, liat, pantau dan cermati gerak gerik hingga pergaulan anaknya,” pesan Andri, Kamis (21/1/2021).

Mantan Kasat Lantas Polres Bitung dan Polresta Manado ini, memberikan pernyataan yang tegas kepada para anak muda generasi milenial agar tidak main-main dengan kepemilikan sajam.

Baca juga: 7 Karyawan Positif Covid-19, Bank Paro Laba dan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Ditutup Sementara

Baca juga: Rangkul Seluruh Masyarakat, CS-WL: Mari Bersama Bangun Kota Tomohon

Baca juga: Update Kecelakaan Maut di Bolmong, Pelajar dalam Perjalanan ke Sekolah, Sahabatnya Tulis Ini

Menurutnya, mereka sebagai penerus bangsa harus melakukan hal positif karena menjadi tumpuan dan harapan bangsa di masa depan.

Selain tidak main-main dengan sajam, pihaknya memgimbau agar tidak mengkonsumsi minuman keras (miras).

“Kami tak segan untuk menindak hingga mengamankan, anak-anak muda yang melakukan tindakan di atas. Kepada warga untuk tidak segan melaporkan kepada kami jika di lingkungan atau kompleks ada yang miras,” tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: KPU Tomohon Tetapkan CS-WL Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Baca juga: BREAKING NEWS: KPU Bolsel Tetapkan Iskandar-Deddy Sebagai Bupati dan Wabup Bolsel Terpilih 

Sebelumnya, Timsus Polsek Matuari Polres Bitung amankan terduga pelaku penganiayaan berinisial AMY (14) warga Perum Asri Dua Kelurahan Manembo-Nembo Tengah Kecamatan Matuari Kota Bitung, Selasa (19/1/2021) pukul 20.00 Wita.

Penganiayaan dilakukan tersangka terhadap korban, lelaki ABW (34), yang tak lain adalah ayah tiri tersangka sendiri.

Peristiwa penganiayaan berawal dari hal sepele.

Saat itu teman dari AMY datang di rumahnya dan meminta buah mangga yang ada di pohon di halaman rumah.

Baca juga: Masih Ingat Bams Samsons? Lama Tak Ada Kabar, Kini Berubah Drastis Sampai Bikin Raffi Ahmad Syok

Sementara mencungkil buah mangga dan kepergok oleh ayah tiri lalu ditampar. 

Merasa tidak senang melihat temannya ditampar, lelaki AMY mengeluarkan kalimat

“Cuma mangga leh”, kalimat ini membuat tersinggung ABW dan menganiaya AMY anak tirinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved