Breaking News:

Mensos Kunjungi Sulut

Tidak Sanggup Ganti Kerugian Warga, Hukum Tua Tateli Weru Harapkan Bantuan Mensos

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Minahasa, Rabu (20/1/2021)

Tribun manado / Andreas Ruaw
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Minahasa, Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Minahasa, Rabu (20/1/2021).

Kepala Desa Tateli Weru Aser Mosed mengungkapkan, 

masyarakat di desanya kini sudah mulai beraktivitas seperti biasa pasca-badai dan gelombang yang menerjang area pesisir Pantai Buloh beberapa waktu lalu.

Baca juga: Penetapan Bupati dan Wabup Terpilih Minsel Kamis 21 Januari, Sesuai Jadwal

Baca juga: Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Bitung, Pelanggar Tak Pakai Masker Beralasan Lupa

Baca juga: Workshop Kompetensi Guru MIS Bahas Mutu Pendidikan  

Baca juga: Update Corona di Indonesia 20 Januari 2021: Satgas Pantau 79.418 Suspek Covid-19

Ia mengatakan, kini sudah ada nelayan yang berani kembali melaut,

namun ada pula nelayan yang beralih profesi sebagai pekerja kasar dan penggarap kebun milik warga.

Mensos Kunjungi Desa Tateli Weru
Mensos Kunjungi Desa Tateli Weru (Tribun manado / Andreas Ruaw)

"Nelayan yang kembali melaut kini ada 18 nelayan,

sedangkan kepala keluarga yang lain untuk saat ini bekerja sebagai penggarap dan membantu proyek pemerintah dalam membangun desa," pungkasnya.

Ia mengatakan bahwa nelayan menjadi profesi utama Desa Tateli Weru dengan jumlah 149 orang nelayan.

Baca juga: Bandingkan Harta Kekayaan Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Pol Idham Azis, Siapa Paling Kaya?

Baca juga: Dihantam Ombak Tinggi, Kerusakan Jalan Boulevard Amurang Diperkirakan hingga Rp 1 Miliar

Baca juga: Tadi Sore Ada Angin Puting Beliung di Wonogiri, Bikin Geger Warga, Durasinya Cukup Lama

"Walaupun bencana badai sangat berdampak pada mata pencaharian warga, namun harga ikan di sini masih tetap stabil," tandsnya, Rabu (20/1/2021).

Di mana kalau untuk ikan tuna Rp 70 ribu tidak ada kenaikan,

untuk ikan teri satu ember Rp 150rb dan ikan kembung satu ember Rp 150 ribu juga tidak naik.

Baca juga: Lansia Ini Tak Berdaya Lagi, Anaknya Berharap Tahun Ini Masih Bisa Dapat Dana Lansia

Baca juga: Sriwijaya Air Resmi Serahkan Santunan Kecelakaan SJ-182, Segini Total Uang yang Diterima Ahli Waris

Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam
Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam (Tribun manado / Andreas Ruaw)

Ia berharap setelah Menteri Sosial datang kesini mudah-mudahan agar nelayan di sini bisa lebih sejaheterah dan bantuan untuk para terdampak bencana bisa terwujud.

"Karena jujur saja untuk anggaran Dana Desa sendiri tidan mampu mengcover seluruh kerugian yang dialami warga.

Hal itu disebabkan karena salah satunya alokasi dana Covid-19 yang menjadi BLT Dandes," tutupnya.

Baca juga: Tadi Sore Ada Angin Puting Beliung di Wonogiri, Bikin Geger Warga, Durasinya Cukup Lama

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Tindak Tegas Terhadap Pelaku Usaha yang Melanggar Jam Malam

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Camat Modayag Barat Minta Semua Sangadi Proaktif

SUBCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved