Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mensos Kunjungi Sulut

Terima Kunjungan Mensos, Hukum Tua Tateli Weru Paparkan Daftar Kerusakan yang Dialami Warga

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meninjau kondisi masyarakat di pesisir Pantai Bulo Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang, Rabu (20/1/2021) 

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Mensos Kunjungi Desa Tateli Weru 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meninjau kondisi masyarakat di pesisir Pantai Bulo Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang, Rabu (20/1/2021) 

Kunjungan tersebut dalam rangka untuk melihat  kerusakan yang terjadi akibat terjangan angin kencang dan gelombang di Pantai Bulo.

Menteri Sosial disambut oleh Hukum Tua Desa Tateli Weru Aser Mosed dan langsung memaparkan sejumlah kerusakan hingga kerugian yang terjadi akibat badai dan gelombang air laut.

Dalam paparannya, Hukum Tua Aser mengatakan, peristiwa banjir rob terjadi pada, Sabtu (15/1/2021) dengan ketinggian sekitar 40 cm menerjang delapan rumah warga.

Baca juga: Penetapan Bupati Terpilih di Minut Tertunda, Ada Apa?

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Camat Modayag Barat Minta Semua Sangadi Proaktif

Baca juga: Pemprov Sulut Fokus Tekan Angka Kemiskinan, Data Terakhir Penduduk Miskin 192,37 Ribu Orang

"Desa Tateli Weru yang terdampak yaitu delapan rumah warga di daerah pesisir, dan juga terjadi kerusakan terhadap perahu nelayan.

Di antaranya, 12 perahu tuna rusak, 11 unit bagang putus dan hanyut, kapal nelayan 11 unit, 14 unit motor tempel 15 pk. Jadi total kerugian diperkirakan, sekitar Rp 300an juta," paparnya.

Hukum tua pun berharap adanya ganti rugi dari pihak Kementerian, dalam hal ini Menteri Sosial.

Baca juga: Profil Diana Listyo, Istri dari Calon Kapolri, Punya Panggilan Hati Memelihara Anak Yatim

Baca juga: Ada Tanda SOS di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Diduga Ada Penumpang yang Selamat

"Kami juga meminta kepada ibu Menteri untuk terwujudnya pemecah ombak dan tambatan perahu," pungkasnya.

Sementara itu, Mensos dalam kunjungannya pun meminta kepada pemerintah desa daftar nama dan jumlah kerusakan terhadap warga yang terdampak.

"Nanti akan ditindak lanjuti kemudian akan dihitung estimasi kerugian dan bakal disalurkan melalui pemerintah setempat," ujar Menteri Risma.

Dilanjutkan dengan penyaluran sembako sebanyak 30 paket kepada kepala keluarga yang terkena musibah.

Baca juga: Komjen Listyo Sigit: Nantinya, Polisi Tak Perlu Menilang, Hanya Atur Lalulintas

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring mendampingi Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meninjau kondisi masyarakat di pesisir Pantai Bulo, Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir juga Wagub Sulut Steven Kandouw untuk melihat kerusakkan yang terjadi akibat terjangan angin kencang dan gelombang di Pantai Bulo.

Bupati Royke Roring dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Mensos RI Tri Rismaharini

yang sudah meluangkan waktu untuk berkunjung di wilayah Kabupaten Minahasa.

“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap kondisi yerkini yang dialami masyarakat akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari lalu,” ungkap Bupati Royke Roring.

Bupati juga melaporkan sejumlah daerah di Kabupaten Minahasa yang terdampak bencana.

Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam
Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam (Tribun manado / Andreas Ruaw)

"Di antaranya Tombariri, Mandolang dan Pineleng. Dan untuk Desa Tateli Weru yang terdampak yaitu rumah warga di daerah pesisir, perahu nelayan dan korban banjir di jaga dua," papar ROR.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Royke Roring turut memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak cuaca buruk.

Puluhan rumah warga di Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa tepatnya di Desa Borgo, Ranowangko dan Desa Tambala diterjang gelombang laut yang cukup tinggi sejak, Minggu (17/1/2021).

“Untung saja tak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Baca juga: DPR Setuju Listyo Jadi Kapolri, Tanggapan Soal Kasus Habib Rizieq Shihab dan Penembakan Laskar FPI

Baca juga: Respons Andhika Pratama Saat Lihat Ada Motor BMW di Halaman Rumah, Hadiah Dari Ussy Sulistiawaty

Namun warga yang merasa tak aman memilih keluar dari rumah guna mencari tempat yang lebih aman,” ujar Hukum Tua Desa Borgo Temmy Rompas, Senin (18/1/2021).

“Di sini ada lima rumah yang bagian dapurnya rusak karena terjangan gelombang laut. Sementara puluhan lainnya sempat terendam air laut,” lanjutnya.

Sementara data diperoleh bahwa di Desa Ranowangko ada delapan rumah rusak di bagian belakang.

Sedangkan di Desa Tambala puluhan rumah terendam air dan mengalami kerusakan di bagian belakang.

Baca juga: Ada Tanda SOS di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Diduga Ada Penumpang yang Selamat

Hukum Tua menambahkan sejak malam mereka terpaksa mengungsi ke balai Desa serta lokasi lokasi aman.

“Namun sebagian warga terlihat mulai membersihkan sisa material pasir dan sampah yang terbawa gelombang tinggi di rumah mereka,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Bitung,

menjelaskan itu adalah efek dari kondisi tinggi gelombang dan angin kencang yang melanda pesisir utara perairan Sulawesi Utara.

Baca juga: Sosok Laura Lazarus, Pramugari yang Selamat dalam Dua Kali Kecelakaan Pesawat dan Puluhan Operasi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved