Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bencana Alam

Banjir Genangi 5.271 Rumah di Sulut,  515 di antaranya Rusak

Bencana banjir, tanah longsor, dan gelombang pasang yang terjadi baru-baru ini di Sulut membuat ribuan rumah warga ikut terdampak

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Warga Kelurahan Ternate Tanjung, Singkil, Manado sibuk membersihkan rumah dan lingkungan pasca banjir 0,5-2 meter, Minggu (17/1/2021). 

Risma dan Wagub Kandou mengunjungi Kelurahan Ternate Tanjung yang sempat dilanda banjir, Kelurahan Malalayang I Barat, tempat terjadinya longsor dan Pantai Buloh, Desa Tateli Weru, Kabupaten Minahasa yang juga dilanda banjir.

Mensos dan Wagub Sulut
Mensos dan Wagub Sulut (Istimewa)

Risma bersama Wagub Kandouw menyerahkan bantuan dan santunan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok, perkakas dapur, selimut dan kebutuhan.

“Bantuan yang diberikan berupa barang, makanan, ada khusus anak-anak dan peralatan dapur karena bisanya kalau bencana mereka kehilangan itu kemudian ada santunan,” kata Risma.

Selain memberikan bantuan, Mensos menerima laporan pemda terkait perbaikan infrastruktur untuk mencegah banjir akibat kondisi pasang air laut.

“Saya juga terima laporan dari Wakil Gubernur Sulut dan Wali kota Manado untuk perbaikan-perbaikan infrastruktur," katanya.

Baca juga: Ajak Kaum LGBT Datang ke Bali, Kristen Gray Diusir dari Indonesia

Risma bilang, sebaiknya ada pintu air di Sungai Tondano.

"Perlu juga pompa untuk mengurangi air yang meluap," katanya.

Risma juga mengusulkan agar rumah yang berada di lokasi rawan longsor dipindahkan ke tempat lebih aman. Salah satu solusinya, menurut dia ialah dengan membangun rumah susun.

Ia berjanji akan menyampaikan rencana tersebut ke Presiden Joko Widodo.

“Saya akan buat laporan ke Presiden, untuk pintu air, pompa air dan yang rawan longsor dipindahkan ke rumah susun,” terang mantan Wali Kota Surabaya itu.

Risma bilang, ia ditugaskan Presiden untuk mengunjungi lokasi bencana yang tidak bisa dikunjungi kepala negara.

"Agar bisa lebih cepat penanganan banjir di semua daerah,“ katanya. (ryo/ndo)

Baca juga: Tak Patuhi Imbauan Protokol Kesehatan, 10 Kafe dan Rumah Makan Dapat Teguran

Baca juga: Seorang Predator Seks Dibekuk, Polisi Segera Gunakan Undang-Undang Kebiri

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved