Breaking News:

Sharing

SHARING - Dari Kemuliaan Kepada Kemerosotan

Gereja mula-mula lahir pada tahun 30 M di kota Yerusalem (Kisah 2:1-41). Walaupun gereja mula-mula itu tidak sempurna, kehidupan mereka telah

Istimewa
Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gereja mula-mula lahir pada tahun 30 M di kota Yerusalem (Kisah 2:1-41). Walaupun gereja mula-mula itu tidak sempurna, kehidupan mereka telah berhasil menjadi kesaksian mengenai kerajaan Allah ditengah-tengah masyarakat yang hidup dalam kegelapan pada masa itu.

Walaupun mengalami penganiayaan yang hebat, gereja bertumbuh dengan pesat. Mereka menjangkau seluruh lapisan masyarakat diseluruh penjuru dunia dengan Injil, melalui perkataan, perbuatan dan tanda-tanda mujizat yang menyertai mereka oleh kuasa Roh Kudus (Roma 15:18-19).

Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen (Istimewa)

Secara ringkas, ciri-ciri dari gereja mula-mula antara lain:
a. Menempatkan Yesus Kristus sebagai Tuhan atau raja dalam hidup pribadi mereka
b. Hidup dalam persatuan dan saling melayani dalam kasih
c. Memberitakan Injil secara berani disertai dengan kuasa Roh Kudus
d. Menjunjung tinggi kitab suci sebagai kebenaran yang tertinggi
e. Kepemimpinan yang bersifat jamak dengan Tuhan Yesus sebagai kepala Gereja

1. Tetapi kuduskanlah Kristus didalam hatimu sebagai Tuhan (I Petrus 3:15).
Kata kuduskanlah berarti khususkanlah, akui, dan hormatilah.

2. Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama (Kisah 4:32).

3. Merekapun pergilah memberitakan injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan itu dengan tanda-tanda yang menyertainya (Markus 16:20).
(Bacalah pelajaran 6. “Alkirab, Firman Allah” dalam panduan pemuridan Dasar Kekristenan “Pola Hidup Dalam Kerajaan Allah” dan pelajaran 5, “Pengayoman” dalam panduan pemuridan Hidup Berjemaat).

4. Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap Jemaat Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar keseluruh daerah Yudea dan Samaria. Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan injil (Kisah 8:1b,4).

Dengan hilangnya pelayanan apostolik (rasuli) dalam gereja pada akhir abad kedua timbulah berbagai masalah internal dalam gereja, baik masalah kepemimpinan, doktrinal maupun dalam kesatuan antar jemaat lokal. Namun karena kasih karunia Allah, gereja yang mulai pudar kemuliaannya itu masih bisa tetap bertumbuh di dalam masa aniaya yang semakin memuncak pada masa-masa itu.

Pada tahun 313 M, Kaisar Konstantin dari Kerajaan Romawi mengeluarkan dekrit (keputusan) yang memberikan toleransi kepada kekristenan. Sejak saat itu penganiayaan terhadap gereja berhenti. Namun justru sejak saat itulah gereja mengalami kemerosotan yang luar biasa. Kemudian selama 12 (dua belas) abad gereja hidup dalam kegelapan. Kekeringan rohanipun melanda gereja, sama seperti yang pernah dialami oleh umat Israel sewaktu mereka meninggalkan Tuhan.

RENUNGAN/PENERAPAN HARI INI:

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved