Breaking News:

DPRD Sulut

DPRD Tak Bisa Lagi Ramai-Ramai Kunjungan Kerja ke Luar Daerah,  Ini Alasannya

45 Wakil Rakyat di Gedung Cengkih  tak bisa lagi ramai - ramai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
DPRD Sulut 

TRIBUNMANADO. CO. ID,  MANADO - DPRD Sulut mengambil langkah baru di awal tahun 2021.

45 Wakil Rakyat di Gedung Cengkih  tak bisa lagi ramai-ramai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah. 

Hal ini merupakan buah kesepakatan pimpinan DPRD,  fraksi dan Alat Kelengkapan Dewan.

Gantinya,  para wakil rakyat akan melakukan kunker ke luar daerah akan dibagi dengan mekanisme shift. 

Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen menjelaskan,  sistem shift ini diberlakukan agar tidak terjadi kekosongan di Kantor DPRD Sulut. 

Baca juga: Kodam XIII/Merdeka Gelar Perayaan Natal, Ini Pesan Pangdam Mayjen TNI Santos Matondang

Baca juga: Andrei Angouw Muncul di Gedung Cengkih,  Dapat Sambutan Hangat DPRD Sulut

Baca juga: 920 Tenaga Kesehatan Bolmong Mulai Divaksin 14 Januari, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

"Sudah disepakati mulai 2021 terkait penerimaan aspirasi masyarakat,  kunker akan dilakukan melalui pembahian shift, nanti teknisnya  akan diatur dan diinformasikan selanjutnya," kata Silangen. 

Pengaturan dengan sistem shift  ini, kata dia agar Gedung Cengkih yang megah ini tidak terjadi kekosongan karena di tinggal pergi.

Pangkal persoalannya,  manakala ada penyampaian aspirasi masyarakat yang datang ke DPRD,  maka akan disambut anggota DPRD

"Penyampaian aspirasi masyarakat hanya diterima Setwan tidak akan terjadi lagi," tegas Silange.

Baca juga: Distribusi Vaksin Covid 19 Dikawal 83.566 Anggota Polisi, Dari Pusat ke Daerah

Jika para wakil rakyat menyambut langsung menerima aspirasi,  maka masyarakat yang datang tidak pulang dengan kekecewaan 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved