Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

Tak Ada yang Abadi

Rossi kemudian meredup seiring bertambahnya usia. Refleksnya mulai berkurang, dan tak pernah lagi menang sejak kemenangan terakhirnya di Belanda 2017.

Editor: Jumadi Mappanganro
Dokumen Willy Kumurur
dr Willy Kumurur 

Nothing Lasts Forever

oleh: Willy Kumurur
Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulango

“Kita tidak memiliki apa pun yang benar-benar milik kita;
semua yang kita pegang hanyalah pinjaman belaka."
~~Nicolas Poussin (pelukis Perancis abad ke-16).

Tepuk tangan puluhan ribu penonton membahana.

Saat itulah, terdengar suara seseorang berkata, “Listen to the crowd (dengarkan orang banyak).”

Suara itu milik Nick Harris, komentator legendaris MotoGP yang sudah berkecimpung di dunia balap motoGP dan olahraga lainnya selama 35 tahun.

Ia mengomentari sekian banyak tahun pada zaman keemasan Valentino Rossi di arena MotoGP.

Ada saat-saat The Doctor (julukan Rossi) harus start dari tengah atau bahkan dari belakang, dan ketika Rossi satu persatu melewati pebalap-pebalap yang usianya jauh di bawahnya, aplaus puluhan ribu penonton yang memadati arena balap terdengar oleh pemirsa televisi.

Saat tepuk-tangan penonton masih menggema, Nick Harris melanjutkan komentarnya dengan kalimat bertuah itu, listen to the crowd.

Harris pulalah yang memopulerkan istilah The Doctor is back. Namun itu dulu.

Valentino Rossi
Valentino Rossi (Twitter @MotoGP)

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved