Breaking News
Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal dan Tahun Baru

Pemuda Remaja Masjid Jaga Gereja Saat Ibadah Natal

Sejumlah pemuda dan remaja Masjid Nurul Hidayah Manembo-Nembo Atas nampak berjaga-jaga di depan gedung gereja

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Penatua Alfa Popa diabadikan pemuda remaja Masjid Nurul Hidayah Manembo-Nembo Atas jaga gereja saat sedang ibadah Natal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Ada pemandangan yang menggungah hati, di tengah pelaksanaan Ibadah Hari Raya Natal, Jemaat GMIM Eben Haezer Manembo-Nembo Atas Wilayah Bitung XI, Jumat (25/12/2020).

Memakai pakaian serba hitam-hitam, pakai peci dan bermasker sejumlah pemuda dan remaja Masjid Nurul Hidayah Manembo-Nembo Atas nampak berjaga-jaga di depan gedung gereja.

Di saat bersamaan tengah berlangsung ibadah Hari Natal, yang dipimpin Pendeta (Pdt) Pdt Marherry Ventje Bawinto MTh selaku Ketua Wilayah Bitung XI.

“Ini merupakan sebuah tradisi, di mana setiap tahunnya teman-teman dari umat muslim berjaga di gereja saat ibadah Natal. Begitu juga ketika Idul Fitri, kami dari pemuda dan jemaat gereja berjaga di masjid,” tutur penatua (Pnt) Alfa Popa ketua Komisi Pemuda jemaat, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Pilkada Minut Dipastikan Tanpa Gugatan, Langkah JG-KWL Nakhodai DB 1 F Kian Mulus

Baca juga: GMIBM Imbau Jangan Konvoi di Malam Pergantian Tahun

Baca juga: Manado Masih Zona Merah Covid-19, Gugus Tugas Harap Pengusaha Kuliner Proaktif

Menurut Pnt Alfa, toleransi antar-umat beragama seperti ini sudah rutin dilakukan, terus terpelihara dan dirawat sesama umat beragama.

Dalam catatan jemaat, toleransi seperti ini sudah berlangsung di tahun ke 12.

Selain wujud toleransi antar umat beragama, juga sebagai sarana menjaga dan menciptakan suasa beribadah yang kondusif.

“Teman-teman dari muslim, selain menjaga keamanan mereka juga mengatur parkir kendaraan,” tambahnya.

Baca juga: 63 Andikpas LPKA Tomohon Terima Remisi Natal, 2 di Antaranya Langsung Bebas

Sementara itu seorang pemuda masjid dari Nurul Hidayah Manembo-Nembo Atas bilang, toleransi seperti ini dilakukan ketika pergantian tahun.

Toleransi antar-umat seperti ini mendapat apresiasi pimpinan daerah Pemuda Muhamadiyah (PDMP) Kota Bitung.

Menurut Arham Dila, Ketua PDMP di kota Bitung toleransi antar-umat beragama sudah terjalin sejak dahulu.

“Apa yang dilakukan teman-teman dari Masjid Nurul Hidayah adalah implementasi saling menjaga kedamaian saat hari besar masing-masing,” kata Arham.

Baca juga: Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Paslon, LDK SSM-Oppo Patuhi PKPU 12 Tahun 2020

Dia berharap hal-hal seperti ini terus dipelihara dan diterapkan terus menerus oleh masyarakat Kota Bitung, yang ada di 69 kelurahan di 8 kecamatan se-kota Bitung.

Di tengah keberagaman masyarakat toleransi seperti ini merupakan pondisi yang kuat, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pihak mendorong pemerintah dan instansi terkait lainnya, menjadikan hal ini sebagai satu contoh dan pegangan untuk disampai-sampaikan ke masyarakat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved