Breaking News:

Tribun Travel

Berwisata Ke Pasar Beriman Tomohon, Bisa Melihat Beragam Daging yang Tak Lazim

Pasar Beriman Tomohon terletak di Jalan Beriman, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terkenal di telinga masyarakat dengan julukan Pasar Ekstrem Tomohon

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Pasar Beriman Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pasar Beriman Tomohon terletak di Jalan Beriman, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terkenal di telinga masyarakat dengan julukan Pasar Ekstrem Tomohon.

Sekilas tampilan pasar Ekstrem Tomohon seperti pasar tradisional pada umumnya. Di bagian utara pasar adalah pasar tradisional biasa. Berbagai jenis sayur, daging ayam, daging sapi, ikan, jajanan, dijual di sini.

Namun jika pengunjung terus berjalan ke bagian selatan, pasar ini menjual daging dari beragam hewan liar yang tak lazim dikonsumsi.

Daging tikus, anjing, kelelawar, babi hutan, kucing, bahkan ular piton terpajang di lapak pedagang. Hal ini yang membedakan Pasar Tomohon dengan pasar tradisional lain.

Baca juga: Penanganan Pasien Covid-19 Wajib Dilakukan Sesuai Prosedur

Baca juga: Operasi Yustisi di Bitung, Pakai Masker di Dagu Sopir Mengelak Saya Baru Saja Lepas Sulit Bernafas

Baca juga: Polda Sulut Gelar Latihan Pra-Operasi Lilin Samrat 2020, Ini Tantangan yang Dihadapi

Keunikan barang dagangan di pasar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong dari dalam maupun luar negeri.

Dipaatikan jika pengunjung yang baru pertama kali datang ke pasar ini pasti terkejut, terbelalak, bahkan bisa-bisa tak doyan makan.

Pemandangan daging binatang utuh dihiasi dengan darah, dan bau amis yang tak biasa sudah menjadi ciri khas Pasar Tomohon.

Pengunjung akan menjumpai ular piton utuh yang menggantung layaknya daging sapi yang dijual di pasar lazimnya.

Baca juga: Tak Pakai Masker, Denda Rp 100 Ribu Sesuai Perwako Nomor 43 Tahun 2020

Kelelawar dan tikus hutan yang ditumpuk seperti dagangan ikan. Hingga anjing serta babi hutan digantung lengkap dengan kepalanya. Rata-rata warnanya hitam karena telah dibakar untuk menghilangkan bulunya.

Beragam daging ekstrem yang dijual di pasar ini tak lepas dari tradisi Suku Minahasa, masyarakat asli Sulawesi Utara.

Daging dipasok dari luar daerah maupun dari wilayah Tomohon sendiri. Hewan-hewan berukuran besar biasanya didatangkan dari luar daerah yang memiliki banyak hutan. Misalnya dari Gorontalo, Makassar, dan Tolitoli.

Baca juga: Bawa Senjata Tajam saat Mau Aksi 1812, Dua Pria Ini Terciduk

Harga daging ekstrem ini juga beragam. Satu kilo ular piton biasanya dihargai mulai Rp60 ribu. Sedangkan daging anjing dan babi biasa dijual per kilo bahkan per ekor dengan harga satuannya mulai Rp250 ribu.

Pada hari besar keagamaan, harga daging biasanya cenderung naik karena permintaan pasar berlipat.

Maklum, hari besar di masyarakat Minahasa indentik dengan suguhan kuliner daging ular.

Baca juga: Pembagian Bansos Covid-19 Rampung, Dinsos Minut Tunggu Juknis Penyaluran Tahun Depan

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved