Breaking News:

Penanganan Covid

Penanganan Pasien Covid-19 Wajib Dilakukan Sesuai Prosedur

Penanganan pasien positif Covid-19, wajib dilakukan sesuai prosedur yang tepat agar tidak menjadi wadah baru penularan

Kolase / Istimewa
Prof Boetje Moningka dan Prof Grace Kandou 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penanganan pasien positif Covid-19, wajib dilakukan sesuai prosedur yang tepat agar tidak menjadi wadah baru penularan, termasuk orang yang meninggal akibat Covid.

Hal tersebut diungkapkan Pakar Epidemiologi Sulut Prof Grace Kandou, Jumat (18/12/2020). Ia mengatakan jelas dalam menangani pasien, harus mengjkuti pemilahan sesuai prosedur.

"Di mana jika memang tidak bergejalah dan bergejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri namun harus tetap dipantau kondisinya hingga usai masa inkubasi virus selama 10 plus tiga hari," ujarnya.

Sedangkan tambah dia, bagi yang bergejalah sedang hingga berat jelas memerlukan perawatan secara itens di rumah sakit.

Baca juga: Dishub Kotamobagu Berlakukan Daftar Kir Online Tahun Depan

Baca juga: Polda Sulut Gelar Latihan Pra-Operasi Lilin Samrat 2020, Ini Tantangan yang Dihadapi

Baca juga: Tak Pakai Masker, Denda Rp 100 Ribu Sesuai Perwako Nomor 43 Tahun 2020

"Jadi jika di korelasikan dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal di rumah tanpa perawatan, hanya ada dua kemungkinan, pertama adalah keluarga pasien tidak jujur dengan kondisi pasien, dan kedua rumah sakit mengizikan yang bersangkutan mendapat perawatan di rumah," jelas dia.

Ini lanjutnya memang menjadi dilematis sekaligus boomerang bagi petugas medis, karena misalnya jika memang keluarga yang bersangkutan tidak jujur terkait kondisi kesehatan, maka memang akan marak terjadi kasus seperti ini.

"Jika kemudian yang bersangkutan diizinkan untuk melakulan isolasi madiri karena kondisi rumahnya memungkinkan, maka keluarga jelas sudah tau resiko yang mereka ambil saat mengajukan rawat jalan," terangnya.

Baca juga: Bawa Senjata Tajam saat Mau Aksi 1812, Dua Pria Ini Terciduk

Sementara pakar kesehatan, Prof Boetje Moningka mengatakan akar permasalahan dari semua ini, sebenarnya simpel, yakni paradigma masyarakat tentang Covid-19 harus diubah.

"Sebab saat ini selain banyak masyarakat yang sudah tidak percaya lagi adanya Covid-19, tingkat kedisiplinan warga Sulut untuk mengikuti aturan juga rendah, karena jika memang direkomendasikan harus rawat inap maka sebaiknya diikuti, jangan justru melawan dan membahayakan keselamatan kita," tegas dia.

Ia juga menegaskan agar petugas medis jangan ragu untuk menerapkan aturan dalam menangani pasien positif Covid-19.

"Karena ini juga demi keselamatan bersama serta akan mempercepat penanganan pandemi Covid-19, sebab jika Juknis ini diikuti jelas penangganan dan penanggulangan Covid-19 akan cepat dilakukan," tandasnya. (drp)

Baca juga: Bank Mandiri Manado Sediakan Rp 250 Miliar untuk Kebutuhan Akhir Tahun

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved