Breaking News:

Pilkada Minsel

KPU Minsel Pasang Target Tingkat Pemilih 77,7 Persen

KPU Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) gencar melakukan sosialisasi supaya tingkat partisipasi pemilih tanggal 9 Desember 2020 bisa tercapai

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - KPU Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) gencar melakukan sosialisasi supaya tingkat partisipasi pemilih tanggal 9 Desember 2020 bisa tercapai.

KPU Minsel memasang target di atas target nasional yakni 77,7 persen. Untuk memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih, KPU Minsel memanfaatkan media sosial, baliho dan sampai turun langusng sosialisasi ke tengah masyarakat.

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga, Kamis (3/12/2020) sangat optimistis target itu bisa tercapai.  

Selain itu dia mengatakan Pilkada Serentak 2020 digelar masih dalam masa pandemi covid-19.

Baca juga: BREAKING NEWS: BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulut 2020 Melambat, 0,3 Persen YoY

Baca juga: Jelang Pilkada, Bawaslu Minta Pemkab Bolsel Salurkan Bansos Setelah 9 Desember 2020 

Baca juga: Kecelakaan Maut Kamis Siang, Wanita Tewas Ditabrak Truk Kontainer di Medan, Korban Terseret 15 Meter

Oleh karena itu pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini harus diselenggarakan dengan penuh kehati-hatian demi mencegah penyebaran virus corona. 

Protokol kesehatan wajib diterapkan supaya baik petugas KPPS, saksi pasangan calon (paslon), para pemilih dan masyarakat pada umumnya merasa nyaman saat berada di tempat pemungutan suara (TPS).

Rommy Sambuaga mengatakan ada 15 hal baru di TPS terutama bagi pemilih yang akan menyalurkan hak suaranya.

Baca juga: Diperiksa Polisi, Terkait Protokol Kesehatan, Bima Arya: Kita Hormati Proses Hukum yang Berjalan

"Ada 15 hal baru yang harus diterapkan di TPS, jadi ini merupakan sesuatu yang berbeda pada Pilkada 2020 ini," ujar dia.

Di antaranya kapasitas petugas di TPS minimal hanya ada 7 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sebelumnya sudah dilakukan rapid test terlebih dahulu.

Kemudian ada dua orang Pengawas TPS (PTPS), saksi dari kedua pasangan calon, selain petugas tersebut tidak boleh ada di lokasi.

Baca juga: Agus Fatoni Imbau Kementerian Lembaga dan Pemda Segera Lelang Pekerjaan TA 2021

Semua juga akan dicek suhu tubuhnya. Wajib pakai masker, pakai sarung tangan dan pemilih maksimal 500 orang.

"Harus jaga jarak, tidak bersalaman dan mencuci tangan," kata dia.

Ada juga bilik khusus yang disiapkan dan tintanya tetes bukan dicelup dan beberapa hal lainnya.

"Saya berharap supaya masyarakat tahu akan 15 hal baru ini," pungkasnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Kamis Siang, Wanita Tewas Ditabrak Truk Kontainer di Medan, Korban Terseret 15 Meter

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved