Breaking News:

Pilkada Sulut

Bersepeda Keliling Manado, Tetty Paruntu 'Dicegat Emak-Emak' di Lorong Kampung Kakas

Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Christiany Eugenia Paruntu mendapat adangan warga Kota Manado

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andrew Pattymahu
Tetty Paruntu 'Dicegat Emak-Emak' di Lorong Kampung Kakas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Christiany Eugenia Paruntu mendapat adangan warga Kota Manado.

Adangan terjadi saat Ketua Golkar Sulut itu bersepada santai (gowes) berkeliling di jalanan utama dan gang-gang kecil di kota ini. 

Nah, tepat di Jalan Sam Ratulangi 9 atau dikenal orang dengan sebutan lorong Kampung Kakas, Tetty Paruntu terpaksa harus turun dari sepedanya.

Di lokasi itu emak-emak sudah berjejer di badan jalan. Mereka meminta Tetty Paruntu turun dari sepedanya.

Baca juga: Program Insentif Lansia Diapresiasi, CS-WL Dinilai Bisa Bawa Perubahan untuk Kota Tomohon

Baca juga: Dampak Covid-19, Penghasilan Sopir Mikrolet hingga 80 Persen

Baca juga: Mabes Polri Cek Penerapan Protokol Kesehatan di Minsel

Tetty Paruntu dan rombongan gowesnya kaget. Ternyata pencegatan itu supaya calon gubernur yang diusung Partai Golkar, PAN dan Demokrat bisa turun berfoto bersama emak-emak.

"Ini tu torang pe gubernur," teriak Eni Noya salah satu emak-emak yang mencegat Tetty Paruntu.

Emak-emak langsung berebutan untuk ambil foto dengan Tetty Paruntu. Anggota polisi yang mengawalnya nampak pasrah dengan antusias para emak-emak menyambut Tetty Paruntu.

Baca juga: Rayakan HUT Polairud, Personel Polairud Bitung Bersihkan Pantai dan Aspol

"Saya dicegat warga, tak ada skenario-skenario. Terima kasih warga Kampung Kakas," kata Tetty Paruntu.

Pasangan Sehan Salim Landjar sempat mampir sejenak di kediaman Ketua Garda Golkar Kota Manado Tonny Johassan.

Di tempat itu seorang warga yang juga merupakan musisi senior Kota Manado, Melan Marcus menyanyikan lagi ciptaannya berjudul CEP-Sehan

Baca juga: Disdikpora Minsel Tunggu Juknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Terkait Ini

Kepada para lansia Tetty Paruntu berjanji akan memberi tunjangan Rp 2 juta per bulan dan berlaku seumur hidup.

"Nanti saya datang lagi ke mari," janji Tetty Paruntu.

Tetty kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Tikala Kumaraka.

Baca juga: Kuota Pupuk Bersubsidi Segera Masuk Minsel

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved