Berita Internasional
Erdogan Tak Perduli Sanksi AS, Tetap Lakukan Perlawanan: Mereka Tak Mengerti Siapa yang Dihadapi
Erdogan menyatakan, AS bebas mengenakan sanksi apa pun yang mereka sukai atas Turki.
Turki adalah negara anggota NATO pertama yang membeli sistem rudal pertahanan udara semacam itu dari Rusia.
Tapi, keputusan Turki membeli sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 buatan Rusia telah menyebabkan reaksi negatif yang tajam dari AS dan NATO, dengan Washington tidak pernah berhenti untuk menekan Ankara agar membatalkan rencananya itu.
Karena Turki belum juga menyerah pada tekanan, AS telah mengeluarkan Turki dari program pengembangan jet tempur siluman F-35 generasi kelima.
AS juga mengancam Turki dengan sanksi sepihak atas pembelian sistem pertahanan udara S-400, namun tidak terburu-buru untuk mengambil langkah-langkah ini karena takut akan memburuknya hubungan dengan sekutu utama NATO.
S-400 Triumf, NATO menjulukinya SA-21 Growler, adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh dan menengah terbaru buatan Rusia yang mulai beroperasi pada 2007.
Sistem ini dirancang untuk menghancurkan pesawat, kapal, dan rudal balistik, serta juga dapat digunakan meluluhlantakkan instalasi darat. S-400 dapat menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian sampai 30 km.
BERITA TERKINI TRIBUNMANADO:
Baca juga: Prakiraan Cuaca 33 Kota Selasa 27 Oktober 2020, Surabaya Cerah Berawan, Yogjakarta Hujan Lebat
Baca juga: Anggota KKB Papua Rubinus Tigau Tewas saat Digerebek TNI/Polri, Dikubur di Tempat
Baca juga: MenPANRB Larang ASN Mudik dan Cuti, Pembagian ASN Kerja di Kantor dan Rumah, Putus Mata Rantai Covid
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
KLIK TAUTAN AWAL: https://internasional.kontan.co.id/news/tantang-as-erdogan-apa-pun-sanksi-yang-mungkin-diberikan-ke-turki-jangan-ditunda?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/erdogan-trump_20181103_002011.jpg)