Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

Erdogan Tak Perduli Sanksi AS, Tetap Lakukan Perlawanan: Mereka Tak Mengerti Siapa yang Dihadapi

Erdogan menyatakan, AS bebas mengenakan sanksi apa pun yang mereka sukai atas Turki.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden As Donald Trump berjabat tangan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah pernyataan tegas disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dia menegaskan, Turki tidak bakal menolak sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia, terlepas dari posisi Amerika Serikat (AS).

"Amerika Serikat tidak mengerti siapa yang dihadapinya. Anda (AS) mengatakan, untuk mengirim S-400 kembali ke Rusia.

Tapi, kami bukan negara suku, kami adalah Turki," tegas Erdogan, Minggu (25/10).

Dia menyatakan, AS bebas mengenakan sanksi apa pun yang mereka sukai atas Turki.

"Apa pun sanksi yang mungkin diberikan, jangan tunda penerapannya," katanya seperti dikutip TASS.

Menurut Erdogan, Turki "telah membayar sejumlah uang untuk program jet tempur siluman F-35 generasi kelima kepada AS.

"Tetapi, Amerika Serikat tidak mengirimkannya," ungkap dia.

Melanjutkan uji coba rudal S-400

Pada Jumat (23/10) pekan lalu, Presiden Turki mengonfirmasi bahwa uji peluncuran dari sistem pertahanan anti-pesawat S-400 telah dilakukan selama latihan pada 16 Oktober. 

Ia mengatakan, Turki berencana untuk melanjutkan uji peluncuran rudal S-400, terlepas dari posisi AS.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS menyatakan, tindakan Turki itu bertentangan dengan kewajibannya sebagai anggota NATO.

Kementerian Pertahanan Turki membantah tuduhan AS tersebut.

Rusia mengatakan, pada September 2017, mereka telah menandatangani kontrak senilai US$ 2,5 miliar untuk sistem pertahanan udara S-400 dengan Turki

Batch pertama di bawah kontrak sudah dikirim ke Ankara dengan transportasi udara pada Juli 2019. Kesepakatan itu juga berupa transfer sebagian teknologi produksi ke Turki.

Turki adalah negara anggota NATO pertama yang membeli sistem rudal pertahanan udara semacam itu dari Rusia. 

Tapi, keputusan Turki membeli sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 buatan Rusia telah menyebabkan reaksi negatif yang tajam dari AS dan NATO, dengan Washington tidak pernah berhenti untuk menekan Ankara agar membatalkan rencananya itu. 

Karena Turki belum juga menyerah pada tekanan, AS telah mengeluarkan Turki dari program pengembangan jet tempur siluman F-35 generasi kelima.

AS juga mengancam Turki dengan sanksi sepihak atas pembelian sistem pertahanan udara S-400, namun tidak terburu-buru untuk mengambil langkah-langkah ini karena takut akan memburuknya hubungan dengan sekutu utama NATO.

S-400 Triumf, NATO menjulukinya SA-21 Growler, adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh dan menengah terbaru buatan Rusia yang mulai beroperasi pada 2007. 

Sistem ini dirancang untuk menghancurkan pesawat, kapal, dan rudal balistik, serta juga dapat digunakan meluluhlantakkan instalasi darat. S-400 dapat menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian sampai 30 km.

BERITA TERKINI TRIBUNMANADO:

Baca juga: Prakiraan Cuaca 33 Kota Selasa 27 Oktober 2020, Surabaya Cerah Berawan, Yogjakarta Hujan Lebat

Baca juga: Anggota KKB Papua Rubinus Tigau Tewas saat Digerebek TNI/Polri, Dikubur di Tempat

Baca juga: MenPANRB Larang ASN Mudik dan Cuti, Pembagian ASN Kerja di Kantor dan Rumah, Putus Mata Rantai Covid

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

KLIK TAUTAN AWAL: https://internasional.kontan.co.id/news/tantang-as-erdogan-apa-pun-sanksi-yang-mungkin-diberikan-ke-turki-jangan-ditunda?page=all

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved