Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tambang Emas

Sulut Surga Tambang Emas, Maraknya PETI Jadi Pekerjaan Rumah

Data resmi Dinas ESDM Provinsi Sulut, terdapat 51.150.448 Ton kandungan emas di Sulut yang tersebar di Minsel, Mitra, Minut dan Bolmong Raya

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Tambang Bakan 

Warga membangun rumah mewah, beli kendaraan, bangun usaha dan menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi.

Petaka itu datang pada awal 2020. Aparat bertindak keras dengan menutup pertambangan. 

Siapa yang nekat menambang langsung ditangkap. Kemiskinan pun kembali menyelimuti warga yang

Baca juga: COVID-19 Indonesia: 253 Petugas Medis Meninggal Terdiri dari 141 Dokter, 9 Dokter Gigi & 103 Perawat

70 persennya bekerja sebagai penambang. Seperti dialami Yamin Gusasi. 

Ditemui Tribun pekan lalu di rumahnya di jalan masuk menuju kawasan PETI desa Bakan, pria berusia 49 tahun ini mengaku tengah pusing memikirkan biaya sekolah seorang anaknya. 

"Mereka lagi luring. Butuh ponsel, biaya pulsa dan lainnya. Sedang saya tak punya 
apa - apa lagi," kata dia. 

Keputusasaan melingkupi dirinya. Hal itu nampak dari wajah yang lusuh, rambut yang 
awut - awutan dan suaranya yang lemah. 

Ia dulu tak begini. Di masa jayanya sebagai penambang, dirinya tak pernah pusing soal kebutuhan anak. 

Baca juga: Aktivitas Gempa Gunung Sinabung Sudah Lebih dari 30 Kali, Masyarakat Diminta Jauhi Zona Merah

Semuanya tercukupi. Bahkan bisa dibilang wah. "Kalau dulu semua bisa saya beli," katanya. 

Profesi Yamin adalah kijang alias pengangkut batu rep. 

Pendapatan bersih per harinya bisa sejuta lebih. Sebulan bisa Rp 30 jutaan. 

"Itu belum terhitung pendapatan dari kantin milik istri saya," katanya.

Namun kini segalanya berubah setelah tambang ditutup.  Untuk menyambung hidup, ia terpaksa bertani. 

"Itupun bukan kebun saya," katanya.

Baca juga: Terungkap Oknum TNI-Polri Khianati Indonesia dengan Menjual Peluru dan Senjata ke KKB, Ini Harganya

Kantin sang istri yang mengandalkan rezeki dari penambang nyaris tutup. Pendapatan menyusut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved