Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tambang Emas

Sulut Surga Tambang Emas, Maraknya PETI Jadi Pekerjaan Rumah

Data resmi Dinas ESDM Provinsi Sulut, terdapat 51.150.448 Ton kandungan emas di Sulut yang tersebar di Minsel, Mitra, Minut dan Bolmong Raya

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Tambang Bakan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) surga tambang emas. Data resmi Dinas ESDM Provinsi Sulut, terdapat 51.150.448 Ton kandungan emas di Sulut yang tersebar di Minsel, Mitra, Minut dan Bolmong Raya.

Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih besar dari itu karena sebagian besar wilayah Bolmong Raya 
belum ada data pendukungnya.

Sayangnya potensi tambang yang besar ini belum terkelola dengan baik. Buktinya, banyak tambang liar yang beroperasi.

Tambang liar ini tidak memberi kontribusi bagi pemasukan daerah.

Uangnya masuk ke kantong cukong yang mengelola tambang itu beserta pejabat atau aparat yang berkongsi.

Baca juga: Pemkab Minut Siap Bersinergi, Suport Likupang Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas

Baca juga: Wali Kota Manado Harap Masyarakat Disiplin Lakukan Pencegahan Covid-19

Baca juga: Sosok Mayjen TNI Tugas Ratmono, Anak Buah Jenderal Andika Perkasa yang Jadi Kapuskes TNI

Kecelakaan kerja kerap terjadi seperti di tambang Bakan pada awal 2019 lalu yang 
menewaskan puluhan orang. 

Belum lagi perselisihan yang dipicu dari saling rebut lubang.

Di sisi lain, tambang liar harus diakui memajukan ekonomi masyarakat.

Tindakan represif aparat yang menutup lokasi tambang liar, membawa rasa keadilan, namun 
bertentangan dengan rasa kemanusiaan.

Ada ribuan warga yang akan kelaparan jika tambang ditutup paksa tanpa solusi.

DI BOLMONG

Desa Bakan, Kecamatan Tanoyan, Bolmong adalah kisah sedih salah urus tambang Sulut.

Desa ini dulunya dikenal sebagai daerah miskin dan terbelakang.

Ditemukannya areal emas di desa itu pada akhir 90 an membuat warga desa kaya mendadak.

Perlahan julukan desa terbelakang terhapus. Desa itu pun menyandang status desa petro dolar.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved