Berita Bolmong

Ini 4 Kriteria Pemimpin Dalam Budaya Mongondow, 'Tak Ada Keharusan Memilih dari Etnis yang Sama'

Kalah ide dan gagasan, maka politik identitas pun dimainkan. Inilah wajah buruk perpolitikan Indonesia

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Pemerhati Budaya Mongondow, Chairun Mokoginta 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kalah ide dan gagasan, maka politik identitas pun dimainkan.
Inilah wajah buruk perpolitikan Indonesia yang turut nampak di Pilgub Sulut 2020.

Isu suku digoreng demi elektabilitas. Dengan isu itu pula, lawan politik diserang.

Peneliti sejarah, budaya dan adat Mongondow Chairun Mokoginta angkat bicara mengenai
politik identitas yang kerap menyeret etnis Mongondow ke dalam pusarannya.

Menurut Chairun, terdapat empat kriteria pemimpin dalam kebudayaan Mongondow.

Pria yang sudah meneliti adad Mongondow sejak tahun 1970 ini, mengaku tak ada keharusan orang Mongondow memilih Mongondow.

OJK Pacu Inklusi Keuangan demi Mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional

KSPSI dan KSPI Tetap Tolak UU Cipta Kerja, Andi Gani dan Said Iqbal Temui Presiden Jokowi

Olly Dondokambey Sebut Pilih Pemimpin itu Gampang, Lia Jo Apa Dorang Da Beking

"Itu tidak ada. Selama meneliti saya tidak menemukan referensi orang Mongondow harus pilih Mongondow. Kalau ada yang berikan referensi perlu dipertanyakan dari mana itu berasal," katanya kepada Tribun Manado via ponsel, Selasa (6/10/2020) malam.

Ia menyebut empat kriteria tersebut. Pertama, kata dia, Moko Dotol atau patriotisme.

"Pemimpin harus mampu menjaga wilayah, memberi rasa aman dan nyaman kepada rakyat," katanya.

Kedua adalah Moko Rakup atau mengayomi seluruh anggota masyarakat. Ini berkaitan demgan masalah ekonomi.

"Selanjutnya adalah Mokodia atau amanah. Artinya pemimpin harus konsisten," katanya.

Gadis Cantik Diciduk Petugas Bawa Puluhan Gram Sabu, Masyarakat Resah dengan Gelagatnya

Deretan Anak Artis yang Tak Ikut Jejak Orangtua Jadi Selebriti, Ada Polwan Cantik hingga TNI Tampan

Terakhir Moko Anga yang berarti baik dari sikap dan perilaku.

Moko Anga dahulunya jadi kriteria pengkaderan Bogani.

Ia mengatakan, empat kriteria itu sejalan dengan tiga karakter orang Mongondow.

Ketiga karakter itu mencerminkan sikap orang Mongondow yang demokratis. "

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved