Breaking News:

Pilgub 2020

KPU Sulut Beberkan LADK Paslon Pilgub Sulut 2020, Berikut Rinciannya

Dalam masa kampanye damai ini, kegiatan para pasangan calon (paslon) terbatas secara daring maupun pertemuan yang dibatasi orangnya.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
TRIBUN MANADO/ISVARA SAVITRI
Kantor KPU Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kini, Pilkada 2020 sudah memasuki tahapan kampanye damai.

Kampanye damai ini dilaksanakan selama kurang lebih 71 hari dari tanggal 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

Dalam masa kampanye damai ini, kegiatan para pasangan calon (paslon) terbatas secara daring maupun pertemuan yang dibatasi orangnya.

Hal ini tentu berpengaruh pada dana kampanye yang juga disediakan. Ketiga paslon gubernur dan wakil gubernur Sulut 2020 telah mengumpulkan laporan awal dana kampanye (LADK) pada Sabtu (26/9/2020).

Menurut keterangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, Ardiles Mewoh laporan ini merupakan laporan awal perolehan dana kampanye masing-masing paslon.

"Jumlahnya pun berbeda-beda ya setiap paslon, tidak ada patokan, tergantung kemampuan masing-masing dan dari mana dana tersebut diperoleh," ujarnya, Minggu (1/10/2020).

Berikut rincian dana masing-masing paslon.

1. Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar (CEP-SSL)

Rp 100 ribu berasal dari uang pribadi paslon.

2. Vonnie Anneke Panambunan dan Hendry Runtuwene (VAP-HR)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved