Breaking News:

Tribun Baku Dapa

Andrei Angouw Fokus Optimalkan Jasa, Perdagangan, Pariwisata, Jika Jadi Wali Kota Manado

Politisi berlatar belakang pengusaha ini bisa di bilang sudah sangat mengetahui keberadaan Kota Manado. Hal ini karena pemilik nama

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Tribun Manado
Andrei Angouw, Calon Wali Kota Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Politisi berlatar belakang pengusaha ini bisa di bilang sudah sangat mengetahui keberadaan Kota Manado. Hal ini karena pemilik nama Andrei Angouw ini telah tiga periode menjadi anggota DPRD Sulut melalui daerah pemilihan (dapil) Kota Manado.

Andrei Angouw saat berbincang-bincang di acara Tribun Baku Dapa
Andrei Angouw saat berbincang-bincang di acara Tribun Baku Dapa (Tribun Manado)

Bahkan, sebelum menjadi calon Wali Kota Manado, AA sapaan akrabnya merupakan Ketua DPRD Sulut.

Saat ini, Andrei Angouw merupakan Calon Wali Kota Manado yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Terkait pencalonannya ini Andrei mengatakan, jika nantinya dia terpilih menjadi Wali Kota Manado akan fokus mengoptimalkan pelayanan jasa, perdagangan dang pariwisata.

Politisi PDI Perjuangan ini meyakini Kota Manado akan mampu bersaing dengan kota-kota lainnya di Indonesia dan bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat jika usaha jasa di kota ini berkembang.

Guna menunjang ini Andrei mengatakan, dia akan membenahi transportasi saat ini. ''Intinya transportasi harus nyaman, murah bagi masyarakat. Kalau pemerintah sudah mampu membangun ini kemacetan akan teratasi, '' ujar AA meyakinkan.

Berbincang-bincang di Talkshow Tribun Baku Dapa
Berbincang-bincang di Talkshow Tribun Baku Dapa (Tribun Manado)

Dia mengatakan, untuk transportasi jarak jauh harus menggunakan bus berukuran besar. ''Nanti mikrolet yang ada saat ini tinggal menjadi penyambung atau rute-rute jarak pendek, '' ujar Andrei.

Semisal di Manado sudah ada MRT, tetap membutuhkan angkutan yang mengantar penumpang menuju ke stasiun-stasiun. '' Jadi mikrolet tetap dibutuhkan, '' ujarnya.

Hal lainnya yang menjadi fokus pembenahan adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo yang sudah tidak layak menjadi lokasi pembuangan sampah. ''Nantinya kita akan bersama dengan provinsi mengelola sampah melalui pengelolaan sampah regional, '' ujar Andrei.

Nantinya di TPA Regional ini yang dikelola bukan hanya sampah dari Kota Manado melainkan dari Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara dan Kota Bitung. ''Soalnya kalau hanya sampah dari Manado yang dikelola secara ekonomis masih kurang, '' ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Andrei mengatakan, investor akan datang berinvestasi di Kota Manado, jika daerahnya aman, nyaman dan memiliki prospek yang baik dalam berinvestasi. ''Kita harus atur, tata agar Kota Manado terlihat indah, penataan kotanya baik, '' ujarnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved