Breaking News:

Update Virus Corona Manado

TNI, Polri Bersama Satpol PP Tertibkan Masyarakat Tidak Pakai Masker

Pemerintah Kota Manado, melalui TNI/Polri bersama Satpol PP kota Manado menertibkan masyarakat yang tidak pakai masker di Taman Kesatuan Bangsa

Tribun Manado / Fistel Mukuan
TNI, Polri Bersama Satpol PP Tertibkan Masyarakat Tidak Pakai Masker 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, melalui TNI/Polri bersama Satpol PP kota Manado menertibkan masyarakat yang tidak pakai masker di Taman Kesatuan Bangsa, Wenang, Manado, Senin (14/9/2020).

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (POL PP) Yohanis Waworuntu ketika dimintai keterangan mengatakan kegiatan hari ini bekerja sama dengan TNI/Polri.

"Kolaborasi Koramil Wenang, Polsek Wenang dan Satpol PP dalam giat Ops Stasioner atau razia penanganan Covid-19 masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan," ucap Kasat Waworuntu.

Kolaborasi ini menurut kasat adalah kolaborasi yang mantap dan solid. Karena sekarang sedang gencar-gencarnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Manado khususnya.

Tak Terapkan Protokol Covid-19, Tempat Usaha Ditutup

KPUD Minsel Tetapkan DPS Minsel Sebanyak 157.977 Pemilih

"Kami Satpol PP bersama TNI Polri mendapat tugas untuk bahu-membahu menertibkan protokol kesehatan bagi warga dengan adanya pengawasan pengawasan yang ketat," tambah Kasat.

Baginya hal ini untuk menyadarkan warga agar memakai masker jaga, jarak jarak, dan mencuci tangan sesuai protokol kesehatan.

"Semua tempat di kota Manado akan dikunjungi, tetapi lebih menjadi prioritas yaitu tempat yang ramai," ucap Kasat.

Pertegas Disiplin Protokol Kesehatan, Polres Bolmut Gelar Razia Penggunaan Masker

Dengan tegas Kasat sampaikan, semua masyarakat yang ditemui, baik yang berjalan kaki di kendaraan roda dua maupun di kendaraan roda empat yang tidak memakai masker diberhentikan dan disuruh untuk memakai masker dan diberikan ganjaran.

"Sejauh ini belum ada masyarakat yang melawan, kami mereka selalu menurut setiap ganjaran yang diberikan karena jika mereka melawan justru akan lebih berat karena bisa dipidana," tegasnya lagi.

Karena lanjutnya, siapapun yang menghalangi pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 akan dipidanakan itu ada hukumnya.

"Bagi pelanggar akan diberikan sanksi hukuman dengan push up atau memegang kertas yang bertuliskan Jangan Rupa Kita, Kita Penyebar Corona. Di TKB sendiri ada 20 orang pelanggar yang dikenakan sanksi sosial," tutup Kasat.(fis)

Politik Uang Tak Pengaruhi Hasil Pilgub, Dr Ferry Liando Sentil Hasil Survei LSI

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved