Breaking News:

Traveling

Indahnya Panorama Danau Tampusu di Atas Gunung Tampusu

Ranu Kumbolo, seperti itulah pandangan yang terlintas saat kita sampai di Danau Tampusu yang berada di Gunung Tampusu

Tribun manado / Andreas Ruaw
Danau Tampusu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Ranu Kumbolo, seperti itulah pandangan yang terlintas saat kita sampai di Danau Tampusu yang berada di Gunung Tampusu.

Pemandangan danau di atas gunung yang hampir mirip dengan Danau Ranu Kumbolo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini, menjadi salah satu tempat favorit para pendaki untuk menikmati kekayaan panorama alam Indonesia.

Danau Tampusu terletak di Gunung Tampusu yang berlokasi di antara Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, tepatnya di Kelurahan Pangolombian, Tomohon Selatan.

Wali Kota Gorontalo Temui Danlanudsri Manado, Bahas Tanah Milik TNI AU yang Diduduki Warga

79 KPM di Desa Poopo Utara Terima BLT Dandes Tahap Kelima

Begini Cara Gadis Cantik Ini Menjaga Pariwisata di Minahasa

Untuk dapat menuju ke sana, pengunjung bisa menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan durasi sekitar 30 menit dari pusat Kota Tomohon.

Kemudian, setibanya di kaki gunung, pengunjung akan dipandu oleh papan penunjuk jalan kearah Gunung Tampusu yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Walaupun waktu pendakian tidak lama, hanya sekitar 45 - 60 menit, tapi medan dengan kemiringan hampir 80 derajat yang harus ditempuh cukup menguras isi lutut, dan bahkan akan sering melakukan istirahat.

IKUTI INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

Tapi, tak lama dan tanpa terasa pengunjung bisa tiba di lokasi yang menyuguhkan pemandangan Danau dengan tempat camping ground yang cukup luas.

Suhu di lokasi Danau saat siang sekitar 27° C dan pada waktu malam sekitar 16° C, untuk itu disarankan pendaki untuk membawa jaket, agar bisa menikmati keindahan danau tanpa harus tersiksa dengan dinginnya udara Gunung Tampusu.

Di lokasi camping ground, pengunjung juga dapat melakukan kegiatan sperti memancing dengan hasil tangkapan berupa ikan nila mulai dari ukuran kecil hingga sedang.

Salah satu pendaki, Osep (19) juga mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan,

"Walaupun kita ada di alam bebas, tapi untuk menyapa para sesama pendaki, tetap harus menggunakan masker," tandasnya.

Gadis Cantik di Minahasa Ini Bersyukur dan Bangga Bisa Terlibat dalam Upacara HUT RI

Peneliti AS Sebut Anak-anak Berpotensi Besar sebagai Penular Virus Corona, Tak Kebal Covid-19

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved