Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perang Israel

Israel Kerahkan Pesawat Tempur dan Tank Menggempur Gaza, Balas Serangan Balon

Ini adalah aksi balasan terhadapa serangan kelompok Islam Hamas di Gaza yang menyerang dengan bom api yang digantung di balon.

Editor: Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel mengerahkan pesawat- pesawat tempur dan tank-tank Israel mengempur Gaza pada Kamis (13/8/2020) dini hari.

Ini adalah aksi balasan terhadap serangan kelompok Islam Hamas di Gaza yang menyerang dengan bom api yang digantung di balon.

Melansir Channel News Asia,  serangan tersebut tidak menyebabkan korban, tapi meninggalkan satu rudal yang tidak meledak di dalam kompleks sekolah yang dikelola PBB di kamp pengungsi Shati di Gaza.

Buka Google Maps, Pria Ini Syok Lihat Istri Bersama Selingkuhan di Jalan, Layaknya Pasangan Kekasih

Cara Mengetahui Model Alur Ban untuk Jalan Basah atau Kering, Pakar Beri Tips Penting

Seorang pejabat keamanan Palestina di Gaza mengatakan "sebuah rudal yang tidak meledak yang ditembakkan oleh pesawat tempur Israel" berdampak di dalam area sekolah, dan "tim penjinak bahan peledak sedang bekerja untuk melucuti senjatanya".

Adnan Abu Hasna, juru bicara Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), mengungkapkan, rudal itu jatuh di sekolah, di mana anak-anak baru saja kembali belajar mulai Minggu (9/8), setelah tutup selama lima bulan karena pandemi virus corona baru.

"Kami menutup sekolah dan menunggu penyelidikan untuk mengetahui fakta dan tingkat kerusakan," katanya kepada APF seperti Channel News Asia lansir.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan kepada AFP, pihaknya sedang menyelidiki klaim bom yang tidak meledak di sekolah tersebut.

Hamas akan membalas

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, sanksi penghentian pasokan bahan bakar itu datang, "menyusul peluncuran balon bom api yang masih berlanjut dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel dan merusak stabilitas keamanan".

Bom api yang melekat pada balon yang melayang ke Israel telah membakar ladang pertanian dan semak belukar. Terkadang, layang-layang digunakan untuk membawa bom api.

Dinas Pemadam Kebakaran Israel di Selatan negara itu melaporkan 60 kebakaran akibat balon bom api pada Selasa (11/8), dan 24 kebakaran pada Rabu (12/8), tanpa ada korban.

Polisi Israel juga telah mengamankan balon bom api yang mendarat di Israel Selatan tapi tidak meledak sejak 6 Agustus lalu.

Sebagai respons atas "serangan" balon bom api, Israel menutup penyeberangan kargo dengan Gaza dan mengurangi zona penangkapan ikan pesisir yang diizinkan di wilayah itu.

Hamas pada Kamis (13/8) mengutuk serangan Israel di Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, mereka memperingatkan tentang "konsekuensi" yang akan negara Yahudi itu tanggung berupa tindakan yang "berbahaya dan agresif".

Simak! Ini 8 Syarat Dapat BLT Rp 600 Ribu untuk Karyawan Swata Gaji di Bawah Rp 5 Juta

Kunci Gitar dan Chord Lirik Lagu Sahabat Kecil - Ipang, Paling Benar

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved