Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

BI Canangkan Sangihe Go-Digital, Pedagang di Pasar Tani dan Nelayan Tahuna Kini Pakai QRIS

Pedagang pasar tradisional di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe kini bisa menerima pembayaran digital

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat dan Bupati Kep Sangihe, Jabes E. Gaghana mencoba pembayaran digital melalui QRIS di Pasar Tani dan Nelayan, Tahuna, Kamis (13/08/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Pedagang pasar tradisional di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe kini bisa menerima pembayaran digital.

Para pedagang di Pasar Tani dan Nelayan (Pastane), Tahuna Timur menjadi pionir gerakan pedagang pasar tradisional go digital di Sangihe.

Kepala Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas Hutabarat dan Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes E. Gaghana mencanangkan Sangihe Go Digital di Pastane, Tahuna Timur, Kamis (10/08/2020).

Puluhan pedagang di pasar tersebut kini melayani pembayaran digital. Setiap pedagang kini punya QRIS (QR Code Indonesian Standart).

Kombes Pol Christ Pusung Jadi Komandan Upacara 17 Agustus 2020 di Istana Merdeka, Ini Profilnya

Bupati Minsel Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas Selama Tiga Menit

Sambut HUT RI, Petugas Pengibar Bendera di Minahasa Mantapkan Persiapan Upacara

Arbonas dan Gaghana mencoba langsung bertransaksi digital. Keduanya belanja ubi jalar, terong dan kenari dan membayarnya menggunakan Link Aja.

Arbonas bilang, Sangihe Go Digital adalah upaya bersama dengan Pemkab untuk meningkatkan cakupan pembayaran digital di tengah pelaku usaha mikro.

IKUTI INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

"Setelah di Manado, kini kampanye go digital menjangkau pedagang tradisional di Pastane ini," katanya.

Menurutnya, dengan menggunakan QRIS, pedagang mendapatkan beragam keunggulan. Transaksi keuangan mudah, efisien, aman dan unggul.

Sekretaris Pribadi Sewa 8 Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Bos Perusahaan Roti, Begini Kronologinya

Pasca-Banjir, 9 Ekor Hewan Ternak Warga Hanyut Terbawa Air

"Apalagi ini di tengah pandemi, pembayaran tunai berisiko penularan Covid-19," ujar Arbonas.

Arbonas mengataka, jumlah pengguna QRIS di Sulut terus meningkat. Kalau pada triwulan pertama jumlah pengguna QRIS baru 17 ribuan merchant, kini sudah mencapai 25.900-an merchant.

"Kampanye go digital ini bisa sukses jika ada sinergitas. Pemkab Sangihe sangat terbuka dan berkomitmen. Ini harus didukung perbankan, pelaku usaha, khususnya UMKM," jelasnya.

Kadisdikpora Minsel: Pidato Kenegaraan 17 Agustus Didengar Sama-sama dari Istana Merdeka

Meski Tak Dijamin WHO, Vaksin Rusia Sputnik V Telah Dipakai Vladimir Putin untuk Anaknya

308 Pasangan Menikah di Tahun 2020, Kecamatan Bolaang Uki Paling Banyak

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved