News

Tommy Soeharto Dikabarkan Tergusur dari Kursi Ketua Umum Partai Berkarya

Diketahui hal itu terjadi seusai kubu Muchdi Purwopranjono (Pr) menerima surat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Editor: Glendi Manengal
YOUTUBE
Tommy Soeharto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya Tommy Soeharto tergusur dari kursi Ketua Umum Partai Berkarya.

Diketahui hal itu terjadi seusai kubu Muchdi Purwopranjono (Pr) menerima surat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Terkait hal tersebut, isi dari surat itu tentang tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2020-2025.

Kabar Baik Bagi Siswa Belajar di Rumah, Dana BOS Digunakan untuk Beli Kuota Internet, Ini Syaratnya

Seorang Ayah Joget-joget Saat Dapat Hadiah Handphone dari Anak-anaknya, Ini Kisah di Baliknya

Gadis Cantik di Manado Ini Bertekad Membahagiakan Orangtua

Tommy Soeharto
Tommy Soeharto (youtube)

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan, SK tersebut diterbitkan Kemenkumham pada 30 Juli 2020 dengan Nomor M.HH-17.AH.11.01 TAHUN 2020.

Dengan demikian, terdapat perubahan mendasar di kepengurusan DPP Partai Berkarya.

Saat ini, posisi Ketua Umum Partai Berkarya dipegang Muchdi Purwopranjono, yang sebelumnya posisi tersebut dipegang Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Kemudian, posisi Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang menggantikan Priyo Budi Santoso.

Menurut Badaruddin, pengesahan dari Kemenkumham ini mengakhiri dualisme di Partai Berkarya.

"Tidak ada dualisme dalam kepemimpinan Partai Berkarya, kepengurusan baru hasil Munaslub merangkul semua pihak yang sejalan untuk memperbaiki dan membesarkan partai," kata Badaruddin dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020).

"Hanya satu kepemimpinan di bawah komando Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua Umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai Sekretaris Jenderal," ujar dia.

Selain SK pengesahan kepengurusan DPP, Badaruddin mengatakan, pihaknya juga menerima SK tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Berkarya.

Kemenkumham, kata Badaruddin, telah mencabut SK Nomor M.HH-07.AH.11.01 Tahun 2018 tentang AD/ART.

"Sehingga perubahan mendasarnya adalah perubahan logo partai (terlampir lampiran SK Menteri tentang perubahan AD/ART (logo/lambang) dan warna dasar bendera dari kuning menjadi putih)," ujarnya.

Lebih lanjut, Badaruddin mengatakan, usai menerima SK tersebut, pihaknya menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (4/8/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved