Aturan Baru PNS
Dapat Jatah Cuti 12 Hari, Berikut Ini Aturan Baru untuk PNS
Gaji ke-13 PNS yang dikabarkan akan segera cair dibulan Agustus, kini terdengar kembali kabar gembira untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Aturan soal cuti sakit untuk PNS pun disoroti dalam peraturan baru.
Paryono mengatakan, sebenarnya aturan soal cuti sakit sudah ada pada aturan sebelumnya.
Namun, dalam aturan baru ini, PNS yang sakit satu hari boleh mengajukan cuti sakit.
Sementara di PP lama, imbuhnya tidak lebih dari 1 hari.
Hal tersebut disebutkan pada pasal 320.
Yakni PNS yang bersangkutan selain mengajukan permintaan secara tertulis juga melampirkan surat keterangan dokter, baik di dalam maupun luar negeri yang memiliki izin praktik.
Dalam surat keterangan dokter tersebut harus memuat pernyataan tentang perlunya diberikan cuti, lamanya cuti, dan keterangan lain yang diperlukan.
Saat disinggung terkait cuti sakit yang didapatkan, menurutnya hak atas cuti sakit bisa dilihat di pasal 320, yakni waktu paling lama 1 tahun.
Jika sudah mencapai batas waktunya, dan PNS yang bersangkutan masih sakit.
Maka perlu diperiksa oleh tim penguji kesehatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan.
"Apabila berdasarkan hasil pengujian kesehatan itu PNS belum sembuh dari penyakitnya, maka PNS yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena sakit," imbuh dia.
Meski begitu, PNS yang bersangkutan juga mendapat uang tunggu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pemberhentian
Ada 3 hal pokok mengenai pemberhentian PNS yang dibahas dalam PP No. 17/2020.
1. Pemberhentian PNS dengan tidak hormat