Breaking News:

Tahun Ajaran Baru, Dikbud Boltim Ingatakan Protap Kesehatan dan Surat Pernyataan Orang Tua Siswa

"Meskipun di Boltim zona hijau, protap kesehatan tetap dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19," ucapnya.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel_Karundeng
sitti nurjanah/tribun manado
Suasana SD N 1 Tutuyan III, Boltim, Senin (13/7/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dalam rangka kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 2020/2021 pada sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengacu pada surat edaran Kemendikbud.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Yusri Damopolii.

Kepala Dikbud Yusri Damopolii mengatakan, sekolah bisa dibuka kembali dengan berbagai syarat dan pertimbangan yang mengacu pada protap kesehatan Covid-19.

Golkar Serahkan SK CEP-SSL, Sehan Landjar Menunggu Keputusan DPP PAN

"Meskipun di Boltim zona hijau, protap kesehatan tetap dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19," ucapnya.

Adapun persyaratan di antara lain:

1. Pastikan semua infrastruktur/fasilitas pemcegahan Covid-19 telah tersedia dan berfungsi dengan baik ( thermogun, keran tempat cuci tangan, masker dan handstanitazer).

2. Pastikan bahwa semua orang tua/wali murid, telah menandatangani surat pernyataan bahwa mengizinkan anaknya untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

3. Pastikan bahwa pada setiap satuan pendidikan telah memiliki struktur pengurus gugus tugas Covid-19, yang ditandatangani kepala sekolah dan ketuanya adalah kepala sekolah langsung serta diketahui oleh ketua komite sekolah ( model strukturnya akan dishare oleh dinas pendidikan dan kebudayaan).

4. Pastikan bahwa tidak ada kegiatan Masa Orientasi Siswa Baru atau sejenisnya, yg mengakibatkan melanggar protokol kesehatan.

5. Belum ada kegiatan extrakurikuler yg menimbulkan kontak fisik antar siswa baik secara kangsung, atau kontak antar siswa dengan melalui media tertentu.

6. Belum ada kegiatan praktek olahraga yg menimbulkan kontak fisik antar siswa secara langsung atau kontak fisik melalui alat olahraga tertentu (contoh permainan bola basket, dan lainya).

7. Pastikan semua sekolah telah mendapat surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, ( saat ini sementara berproses).

8. Sebelum semua komponen 1 s.d. 7 terpenuhi, maka kegiatan belajar siswa masih dilakukan dari rumah, dengan metode pembelajaran yg disepakati oleh dewan guru d masing masing satuan pendidikan yg dianggap paling efektif dan efisien.

Yusri menambahkan, adapun hal yang menjadi persyaratan lainnya di mana para orang tua/wali murid harus menyatakan pernyataan setuju atau tidak anaknya masuk sekolah.

"Dan jangan ada pemaksaan oleh guru kepada orang tua siswa untuk menandatangani surat pernyataan, bila orang tua siswa tidak/belum bersedia anaknya ke sekolah," jelasnya. (ana)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved