Berita Bolsel
MTs Negeri 3 Jadi yang Terbaik Dalam Penyusunan Kurikulum KTSP se-Bolsel
Prestasi membanggakan diperoleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan (MTs N 3 Bolsel) di tengah Pandemi Virus Corona
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Prestasi membanggakan diperoleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan (MTs Negeri 3 Bolsel) di tengah Pandemi Virus Corona.
Pasalnya MTs Negeri 3 Bolsel berhasil menjadi yang terbaik dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), se - Kabupaten Bolsel.
Atas prestasi tersebut, Kepala MTs Negeri 3 Bolsel Rahmat Haluti pun diganjar Piagam Penghargaan Peringkat 1 Tingkat MTs Se - Kabupaten Bolsel, dari Kepala Kemenag Bolsel Haji Irmanto Usuli.
Ketika dihubungi Tribun Manado, Minggu (12/7/2020) Rahmat Haluti yang merupakan Kepala MTs Negeri 3 Bolsel, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.
• Kisah Penginjil Jalanan, Pernah Jadi Penganut Kuasa Gelap dan Jadikan Anak Sebagai Tumbal
"Kami bekerja keras menyelesaikan kurikulum ini dalam waktu singkat, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan," tegasnya.
Ia menambahkan, KTSP darurat Covid-19 akan siap diterapkan pada tahun ajaran baru 2020/2021.
"Kita siap terapkan pada 13 Juli 2020 mendatang," aku dia.
Rahmat menjelaskan kurikulum sementara pandemi Covid-19 tersebut, sekedar mengatur siswa belajar lewat online baik melalui aplikasi WhatsApp maupun Zoom.
Jadi siswa bisa belajar di rumah lewat online dengan gurunya.
• New Normal, Perbatasan Boltim Tak Lagi Dijaga Ketat, Diganti Pengawasan Pada Tiap Desa
Selain itu, guru bisa memberikan pelajaran dari rumah kepada siswanya secara online .
"Kurikulum KTSP ini juga sudah disusun berdasarkan panduan yang diedarkan oleh Kementerian Agama," aku dia.
Sementara itu, dalam kurikulum KTSP tersebut, diatur bagi siswa yang tidak mempunyai handpone android.
Maupun siswa yang di tempat tidak ada jaringan, akan diberikan pembelajaran di sekolah dengan mematuhi protokol kesehatan.
• Wilayah Pertambangan Rakyat Wewenang Pemerintah Pusat
Mereka diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan tetap jaga jarak.
Guru perwalian kelas juga sudah mendaftar siswa yang punya dan tidak punya handpone.
"Hal ini guna mempermudah siswa dan guru untuk berinteraksi dalam menghadapi tatanan norma baru pandemi Covid-19," tegasnya. (Nie)
• Masuk Zona Hijau, Petugas Tim Gugus Perbatasan Boltim Akan Ditarik