Berita Bolmong
Pemkab Bolmong Agendakan Ketemu Gubernur Olly Bahas Solusi Tambang Bakan
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) meminta PT JRBM untuk menciutkan wilayah di Bakan
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Perwakilan JRBM yang selalu menjawab dengan gaya ngeles nampak tertegun.
Anggota DPRD Bolmong asal wilayah tambang Febrianto Tangahu dan Masud Lauma paling nyaring menyuarakan tuntutan warga pada demo beberapa hari lalu.
Febrianto menyinggung tentang tidak golnya WPR di Bakan. "Kenapa Potolo dan Monsi bisa, tapu Bakan yang
sudah jauh hari mengajukan usulan tidak dikabulkan," katanya.
Ia juga menuding PT JRBM tidak punya izin amdal di lokasi tapak gale dan jelina.
Pertambangan rakyat marak di dua lokasi tersebut. Broto perwakilan PT JRBM mengaku
tidak bisa mengambil putusan terkait dua solusi itu.
"Akan dikonsultasikan dulu ke pimpinan. Yang jelas kita mengacu pada aturan," kata dia.
• Lulus SD Langsung Bertani, Disdik Bolmong Catat Persoalan di Sekolah Pelosok
Ia membantah tudingan Febrianto bahwa JRBM tidak kantongi amdal di jelina dan tapak gale.
"Setahu saya sudah. Nanti saya cek lagi," kata dia.
Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling membeber, pihaknya memberi waktu seminggu bagi eksekutif untuk mengkaji dua solusi tersebut.
"Hasilnya harus ada karena ini bentuk pertangungjawaban kita pada rakyat," ujarnya. (art)
• Nama AHY Ada di Susunan Kabinet Hasil Reshuffle, Partai Demokrat Beri Tanggapan