Berita Bolmong
Pemkab Bolmong Agendakan Ketemu Gubernur Olly Bahas Solusi Tambang Bakan
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) meminta PT JRBM untuk menciutkan wilayah di Bakan
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong)
meminta PT JRBM untuk menciutkan wilayah di Bakan.
"Kami minta dengan hormat agar pihak JRBM mau menciutkan lahan sebesar 78 hektare untuk warga Bakan," kata Wakil Bupati Bolmong Yanni Tuuk dalam rapat Forkopimda beberapa hari lalu di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong.
Dikatakan Yanni, solusi masalah Bakan ada di PT JRBM selaku pemegang hak atas lahan.
Sebut dia, sudah dua kali Pemkab berupaya mengusulkan penciutan itu yang kesemuanya gagal.
"Semua kembali ke pihak perusahaan karena kewenangannya ada di sana," kata dia.
• Disdik Bolmong Berhasil Tekan Angka Putus Sekolah
Wabup membeber, pihaknya mengagendakan ketemu Gubernur Sulut Olly Dondokambey untuk mencari solusi bakan.
Rapat Forkopimda Kabupaten Bolmong bersama Komisi 1 DPRD Bolmong serta pihak JRBM membahas
masalah pertambangan Bakan, Kamis (2/7/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong, menyepakati dua solusi.
Pertama usulan pembentukan WIUPK. Kedua skema kemitraan antara PT JRBM dengan warga penambang.
Kedua solusi penyelesaian ini diusulkan lantaran pembentukan WPR gagal.
Wakil Bupati Bolmong Yanni Tuuk mengatakan, dua solusi tersebut akan diseriusi pemerintah.
• Derita Penambang Bakan Tak Menambang Kami Kelaparan, Menambang Kami Ditangkap
"Kami akan tindak lanjuti," kata dia.
Menurut Yanni, pihaknya sudah dua kali mengajukan usulan WPR untuk pertambangan Bakan.
Sayangnya usulan itu mentok.
Hal yang unik dilakukan Yanni dalam pertemuan tersebut. Ia membujuk perwakilan PT JRBM untuk menciutkan lahannya bagi petambang bakan.
"Mereka tidak ambil banyak, hanya sedikit saja ambil untuk makan sehari, bagi keluarga mereka, saya memohon, kalau boleh saya mengemis," kata dia dengan suara lirih.
Sebut dia, apapun solusi yang ditempuh, semuanya bergantung kemurahan hati PT JRBM.
Gaya Wabup tersebut langsung mencairkan suasana yang mulanya tegang.
• Kisah Wabup Deddy Abdul Hamid, Mulai dari Buruh Kapal Hingga Jadi Orang Nomor Dua di Bolsel
Perwakilan JRBM yang selalu menjawab dengan gaya ngeles nampak tertegun.
Anggota DPRD Bolmong asal wilayah tambang Febrianto Tangahu dan Masud Lauma paling nyaring menyuarakan tuntutan warga pada demo beberapa hari lalu.
Febrianto menyinggung tentang tidak golnya WPR di Bakan. "Kenapa Potolo dan Monsi bisa, tapu Bakan yang
sudah jauh hari mengajukan usulan tidak dikabulkan," katanya.
Ia juga menuding PT JRBM tidak punya izin amdal di lokasi tapak gale dan jelina.
Pertambangan rakyat marak di dua lokasi tersebut. Broto perwakilan PT JRBM mengaku
tidak bisa mengambil putusan terkait dua solusi itu.
"Akan dikonsultasikan dulu ke pimpinan. Yang jelas kita mengacu pada aturan," kata dia.
• Lulus SD Langsung Bertani, Disdik Bolmong Catat Persoalan di Sekolah Pelosok
Ia membantah tudingan Febrianto bahwa JRBM tidak kantongi amdal di jelina dan tapak gale.
"Setahu saya sudah. Nanti saya cek lagi," kata dia.
Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling membeber, pihaknya memberi waktu seminggu bagi eksekutif untuk mengkaji dua solusi tersebut.
"Hasilnya harus ada karena ini bentuk pertangungjawaban kita pada rakyat," ujarnya. (art)
• Nama AHY Ada di Susunan Kabinet Hasil Reshuffle, Partai Demokrat Beri Tanggapan