Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Pemkab Bolmong Agendakan Ketemu Gubernur Olly Bahas Solusi Tambang Bakan

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) meminta PT JRBM untuk menciutkan wilayah di Bakan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Rapat Forkopimda Kabupaten Bolmong bersama Komisi 1 DPRD Bolmong serta pihak JRBM membahas masalah pertambangan Bakan, Kamis (2/7/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong)
meminta PT JRBM untuk menciutkan wilayah di Bakan.

"Kami minta dengan hormat agar pihak JRBM mau menciutkan lahan sebesar 78 hektare untuk warga Bakan," kata Wakil Bupati Bolmong Yanni Tuuk dalam rapat Forkopimda beberapa hari lalu di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong.

Dikatakan Yanni, solusi masalah Bakan ada di PT JRBM selaku pemegang hak atas lahan.
Sebut dia, sudah dua kali Pemkab berupaya mengusulkan penciutan itu yang kesemuanya gagal.

"Semua kembali ke pihak perusahaan karena kewenangannya ada di sana," kata dia.

Disdik Bolmong Berhasil Tekan Angka Putus Sekolah

Wabup membeber, pihaknya mengagendakan ketemu Gubernur Sulut Olly Dondokambey untuk mencari solusi bakan.

Rapat Forkopimda Kabupaten Bolmong bersama Komisi 1 DPRD Bolmong serta pihak JRBM membahas
masalah pertambangan Bakan, Kamis (2/7/2020) di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong, menyepakati dua solusi.

Pertama usulan pembentukan WIUPK. Kedua skema kemitraan antara PT JRBM dengan warga penambang.
Kedua solusi penyelesaian ini diusulkan lantaran pembentukan WPR gagal.

Wakil Bupati Bolmong Yanni Tuuk mengatakan, dua solusi tersebut akan diseriusi pemerintah.

Derita Penambang Bakan Tak Menambang Kami Kelaparan, Menambang Kami Ditangkap

"Kami akan tindak lanjuti," kata dia.

Menurut Yanni, pihaknya sudah dua kali mengajukan usulan WPR untuk pertambangan Bakan.

Sayangnya usulan itu mentok.

Hal yang unik dilakukan Yanni dalam pertemuan tersebut. Ia membujuk perwakilan PT JRBM untuk menciutkan lahannya bagi petambang bakan.

"Mereka tidak ambil banyak, hanya sedikit saja ambil untuk makan sehari, bagi keluarga mereka, saya memohon, kalau boleh saya mengemis," kata dia  dengan suara lirih.

Sebut dia, apapun solusi yang ditempuh, semuanya bergantung kemurahan hati PT JRBM.

Gaya Wabup tersebut langsung mencairkan suasana yang mulanya tegang.

Kisah Wabup Deddy Abdul Hamid, Mulai dari Buruh Kapal Hingga Jadi Orang Nomor Dua di Bolsel

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved