Breaking News:

News

Jika Ditawari Jadi Menkumham, Rocky Gerung Bersedia, Tapi Ajukan Syarat Memiliki Hak Diskresi

Akademisi Rocky Gerung mengaku dirinya siap menerima jabatan menteri jika ada tawaran yang atang kepadanya.

via riauone.com
Rocky Gerung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Rocky Gerung mengaku dirinya siap menerima jabatan menteri.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ancaman kepada para menteri.

Ancamannya tak main-main, Presiden sebut akan melakukan rehuffle atau perombakan kabinet.

Isu rehuffle atau perombakan kabinet tersebut saat ini sedang mengemuka usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ancaman kepada para menteri yang tidak memiliki sense of crisis di tengah pandemi Covid-19.

Menanggapi hal itu, akademisi Rocky Gerung mengaku dirinya siap menerima jabatan menteri jika ada tawaran yang atang kepadanya.

Hal itu diungkapkannya saat moderator dalam webinar bertajuk 'Reshuffle: Siapa Layak Diganti dan Menggantikan?' menanyakan kesiapan Rocky jika ditawari jabatan menteri hukum dan ham (menkumham).

"Saya mau," kata Rocky dalam webinar bertajuk 'Reshuffle: Siapa Layak Diganti dan Menggantikan?', Sabtu (4/7/2020).

Namun, sebagai konsekuensi dirinya menerima jabatan menteri, Rocky meminta satu syarat yaitu memiliki hak diskresi untuk membubarkan kabinet.

Megawati Pernah Minta Presiden Jokowi Segera Ganti Mahfud MD dan Maruf Amin, Fadjroe: Hak Prerogatif

Sebab, ia menilai oligarki memiliki pengaruh kuat dalam setiap pengambilan keputusan politik di Indonesia, termasuk penentuan kursi menteri. 

"Jadi menkumham harus punya hak diskresi mengeluarkan undang-undang untuk pembubaran kabinet. Jadi sebagai menkumham saya akan keputusan pertama membubarkan kabinet."

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved