Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

3 Sosok Ini Hebat Dalam Politik! Selain Joko Widodo, Siapa Lagi? Ada Sosok Wanita

Selain wanita, ada juga sosok yang berpengaruh lainnya. Bahkan, ada sosok yang disebut sebagai pemegang saham atas Jokowi.

Editor: Indry Panigoro
jakartainsight.com
Presiden Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Selain Presiden Jokowi, ada dua orang lagi yang hebat dalam dunia politik.

Satu diantaranya yakni seorang wanita.

Selain wanita, ada juga sosok yang berpengaruh lainnya.

Bahkan, ada sosok yang disebut sebagai pemegang saham atas Jokowi.

Sosok yang dimakasud ada Luhut Binsar Panjaitan atau LBP.

KABAR GEMBIRA, Presiden Jokowi Terbitkan Program Bantuan untuk Mahasiswa, Bisa Ajukan Keringanan UKT

Diketahui, baru-baru ini, politisi papan atas, semisal Rizal Ramli dan beberapa lainnya, coba menggoyang sosok yang satu ini, Luhut Binsar Panjaitan.

Para politisi itu boleh saja tak menyukai Luhut Binsar Pandjaitan, tapi ternyata Luhut adalah politisi yang cerdas, hebat pula.

Dengan halus dan tak terasa, Luhut membuat Banteng PDIP tak bisa berbuat apa-apa. Tak berkutik.

Sekarang, nyaris tidak ada lagi pengaruh partai terbesar di koalisi Indonesia kerja terhadap Presiden Jokowi.

Jokowi boleh dikatakan sudah lepas sepenuhnya ke pangkuan Luhut Binsar Pandjaitan dalam beberapa waktu terakhir.

 

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat memberikan keterangan didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat memberikan keterangan didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Itulah kehebatan Pak Luhut. Tanpa partai, Dalam istilah bisnis, Pak Luhut kini menjadi ‘share holder’ (pemegang saham) tunggal atas Jokowi.

Pak Luhut memang lihai. Piawai berpolitik. Ketika Jokowi memerlukan kendaraan untuk pilpres 2019, Luhut membiarkan Jokowi berinteraksi intensif dengan PDIP, khususnya dengan Bu Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Luhut mengkondisikan seolah-olah hubungan Jokowi-Mega akrab apa adanya. Ini membuat Bu Mega merasa yakin bahwa Jokowi masih ada dalam genggamannya.

Jokowi pun sangat ‘pintar’ bermain. Selama proses prakampanye dan masa kampanye pilpres 2019, Jokowi menunjukkan dirinya adalah ‘orang PDIP asli’.

Semua arahan Bu Mega dia ikuti. Ketika terjadi sengketa hasil pilpres, Jokowi sangat memerlukan Bu Mega. Sampai akhirnya Jokowi menang di MK. Perananan politik Bu Mega dan PDIP sangat besar dan sentral.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved