Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Zuraida Hanum Beri Perlawanan Usai Divonis Hukuman Mati, Ajukan Banding, Putusan Hakim Langgar HAM

Atas vonis hukuman mati itu, pihak Zuraida Hanum menyatakan akan mengajukan banding.

Editor: Frandi Piring
TRIBUN MEDAN /ALIF
Hasil sidang Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin. Zuraida Hanum saat terima tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Zuraida Hanum kini mencari cara dan upaya untuk menyelamatkan diri setelah divonis hukuman mati atas kasus pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin. 

Sebagaimana, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Zuraida Hanum sebagai terdakwa pembunuhan Hakim Jamaluddin yang tidak lain adalah suaminya sendiri.

Bukan hanya Zuraida Hanum, dua terdakwa lainnya. M Reza Fahlevi dan M Jefri Pratama dinyatakan bersalah telah melanggar pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 KUHPidana.

Kepada Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, Majelis Hakim memberikan hukuman yang lebih ringan yaitu penjara seumur hidup dan 20 tahun penjara.

Vonis hukuman dibacakan di sidang kasus pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin yang membuktikan mereka sebagai terdakwa pada Rabu (1/7).

Putusan terhadap Zuraida Hanum dan dua eksekutor lainnya dibacakan sangat hati-hati oleh majelis hakim.

Hasil sidang Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin. Zuraida Hanum saat terima tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Hasil sidang Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan, Jamaluddin. Zuraida Hanum saat terima tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). (Tribun Medan / ALif)

Zuraida Hanum terbukti melakukan kejahatan yaitu tindakan pembunuhan terhadap suaminya Hakim PN Medan Jamaluddin.

Istri hakim PN Medan itu tega menghabisi suaminya, Jamaluddin dan membuang jasadnya di Perladangan Kebun Sawit milik Darman Sembiring di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang.

Korban ditemukan warga sudah tak bernyawa di dalam mobilnya di kawasan kebun sawit di Deliserdang, Sumatera Utara, pada Jumat (29/11/2019) siang.

Kini kasus pembunuhan itu telah memasuki babak akhir.

Terdapat enam hal yang memberatkan Zuraida Hanum sehingga divonis hukuman mati.

"Hal yang memberatkan karena perbuatannya terdakwa dilakukan terhadap suaminya sendiri dimana hal tersebut seharusnya seseorang yang dia sayangi dan hormati," tutur Imanuel Tarigan.

Tersorot Zuraida Pakai Cincin Kawinnya dengan Hakim Jamaluddin, Sang Anak Kenny Sindir Bundanya

Sikap Zuraida Sebelum Divonis Hukuman Mati, Disoraki Pengunjung, Ngaku Ikut Maunya Selingkuhan Jefri

Pengakuan Ibunda Terdakwa Zuraida Hanum, Perlakuan Hakim Jamaluddin di Rumah Sampai Anak Histeris

Hal yang memberatkan kedua adalah perbuatan terdakwa tergolong sadis karena dilakukan pada waktu tidur, di mana seharusnya tidur adalah tempat paling aman.

Lalu yang ketiga Jamaluddin merupakan seorang pejabat negara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved