Virus Corona

Wanita Ini dalam 2 Hari Kehilangan Ayah, Ibu, Dan Kakak, Karena Terjangkit Virus Corona

Seorang Wanita (DW) warga Kecamatan Gubeng, Surabaya, kehilangan ayah, ibu, dan kakak yang sedang hamil dalam waktu yang hampir bersamaan.

sciencefocus.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang Wanita (DW) warga Kecamatan Gubeng, Surabaya, kehilangan ayah, ibu, dan kakak yang sedang hamil dalam waktu yang hampir bersamaan.

Kabarnya Ayah dan ibunya meninggal pada 30 Mei dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Dan setelah itu kakak DW yang hamil delapan bulan meninggal karena Covid-19 pada 31 Mei.

Ibu dan Anak Ini Dituntut Hukuman Mati oleh Jaksa Penuntut Umum

Trump Marah Pemerintah Indonesia, Ini Respon Sri Mulyani

Hasil Tes Swab Negatif, Suami Tak Terima Istri Dikubur Sesuai Protap Covid-19

Ilustrasi wanita
Ilustrasi wanita (ISTIMEWA/NET/GOOGLE.IMAGE)

"Ayah dan ibu saya belum sempat di-swab, jadi statusnya PDP," ujar DW saat dihubungi, Kamis (4/6/2020).

DW mengatakan, pada pertengahan Mei, kakaknya didampingi suami memeriksakan kandungan di sebuah rumah sakit di Kecamatan Semampir Surabaya.

Sepulang dari rumah sakit, suami kakaknya sakit. Setelah kakak iparnya sembuh, gantian kakak DW yang sakit.

"Kakak saya sempat dibawa ke Rumah Sakit Puri Raharja Surabaya, sempat di-rapid test hasilnya negatif," ujar DW.

Karena belum juga sembuh ditambah mengalami sesak napas, kakak DW dibawa ke Rumah Sakit PHC Surabaya hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19.

Saat kakaknya dirawat, DW juga disibukkan mengurus ibunya yang juga sakit saat perayaan Idul Fitri pada 24 Mei 2020.

Ibu DW kemudian dibawa ke Rumah Sakit RKZ Surabaya dan diputuskan untuk rawat jalan dan melakukan isolasi mandiri.

Halaman
12
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved