Update Virus Corona Sulut
Dana Insentif Belum Cair, Tenaga Medis Ngutang, Gaji Hanya Rp 1 Juta Lebih Per Bulan
Para tenaga medis di Sulut menanti dengan resah janji dana insentif oleh pemerintah
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Para tenaga medis di Sulut menanti dengan resah janji dana insentif oleh pemerintah.
Beberapa di antara mereka sudah pasrah janji itu hanya tinggal janji.
"Mau bagaimana lagi kalau yang kita nantikan hanya surga telinga saja," kata Boy - nama samaran - seorang tenaga medis yang berdomisili di wilayah Sulut.
Tenaga honorer ini mengaku jam kerjanya lebih panjang di masa covid-19.
Bekerja di pelayanan IGD rumah sakit, dirinya masuk kategori rawan tertular.
• Polisi Bunuh Diri, Berawal dari Ancam Minum Racun, Berakhir dengan Tembak Diri Sendiri di Depan Adik
"Tiap hari harus menangani berbagai macam pasien. Seakan maut menatap saya
setiap detik," ujarnya.
Mirisnya, taruhan nyawa itu hanya diupah lebih dari satu juta per bulan.
Dia pun ngos-ngosan membiayai hidup.
"Kalau uang sudah tak ada ya ngutang," beber dia.
• Pemerintah Persulit Orang Datang ke Jakarta, Luhut Peringatkan Gelombang Kedua Virus Corona
Pengeluarannya benar benar jauh pasak daripada tiang.
Dalam sehari ia musti mengeluarkan uang sebesar Rp 20 ribu untuk bayar ongkos transportasi.
"Saya pun musti beli vitamin karena sudah tak disediakan lagi," kata dia.
Untuk makan siang, ia cukup beruntung. Rumah sakit menyediakan jatah makan.
"Tapi malamnya harus makan lagi dan itu butuh uang," kata dia.
Dia mengaku sangat berharap dana insentif segera cair agar bisa memenuhi kebutuhan
hidup sehari-hari.
• KUNCI Jawaban Soal Materi Siswa Kelas 4 5 6 SD, Kamis 4 Juni 2020, Belajar dari Rumah di TVRI