News
AS MENCEKAM Demo Rusuh di Tengah Pandemi, Trump Disembunyikan Dibawah Tanah
Donald Trump dikabarkan bersembunyi di bunker bawah tanah karena situasi Amerika yang sedang memanas di tengah pandemi virus corona.
Dalam video itu terlihat George berkali-kali merintih kesakitan dan mengaku sulit bernapas.

Mirror
Protes besar-besaran di Amerika terjadi setelah kematian George Floyd.
Saat George tidak lagi bergerak dan merintih, ia langsung dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulan.
Sesampainya di rumah sakit Hennepin County Medical Center, George dinyatakan meninggal dunia.
Hal ini memicu kemarahan publik, khususnya warga kulit hitam.
Mereka meminta pertanggungjawaban atas kasus pembunuhan.
2.000 tentara tambahan kini siap untuk diaktifkan jika diperlukan untuk meredam bentrokan.
Petugas Derek Chauvin saat ini dilaporkan telah dipecat.
Kasus ini akhirnya menjalar ke luar Amerika dan memicu kemarahan di seluruh dunia.
Bahkan muncul petisi yang ditandatangani sebagai protes untuk melawan kebrutalan dan rasisme polisi. (Suar.ID)
• Ganjar Pranowo Tegaskan Jika Jajarannya Kedapatan Korupsi: Langsung Saya Pecat dan Antar ke KPK
• 5.000 Tentara Dikerahkan untuk Atasi Demo Disejumlah Kota di AS, Gedung Putih Rusuh
• Sebut Covid-19 Telah Melemah, Dokter Top Italia: Virus Corona Sudah Berbeda
• Benarkah Foto Danau Ini Jika Dipasang Bisa Bikin Ponsel Android Jadi Eror? Simak Penjelasannya
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul " DONALD TRUMP Disembunyikan Dibawah Tanah, Kini Kondisi Amerika Serikat Tak Seperti Biasanya "