Virus Corona
KPAI Minta Pemerintah untuk Tidak Gegabah Dalam Penerapan New Normal, Khususnya Terkait Sekolah
Retno Listyarti meminta pemerintah untuk tidak gegabah dalam menerapkan New Normal, khususnya untuk lingkup sekolah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Disampaikan dari Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti meminta pemerintah untuk tidak gegabah dalam menerapkan New Normal, khususnya untuk lingkup sekolah.
Terkait hal itu Retno Listyarti menolak New Normal untuk sekolah dilakukan dalam waktu dekat di mana risiko dan kasus Virus Corona masih tinggi.
Sementari itu, Retno Listyarti juga mengungkapkan ada beberapa kendala yang akan dihadapi siswa ketika New Normal diterapkan di sekolah.
• Daftar Negara yang Konflik dengan China Terkait Laut China Selatan dan Virus Corona
• Anies Baswedan Sebut Itu Hanya Imajinasi, soal Pembukaan Kembali Mall di DKI Jakarta 5 Juni Nanti
• Gubernur Jatim Khofifa: Meminta Warganya untuk Sementara Jangan Dulu ke Jakarta

Menurutnya kendalanya ada pada diri pribadi murid.
Ia mempertanyakan bagaimana langkah yang bisa dilakukan sekolah untuk penerapan protokol kesehatan guna mengatur siswa yang sifatnya masih anak-anak.
Dirinya kemudian menggambarkan kondisi kerumunan yang akan terjadi di sekolah, khususnya di kantin.
Retno juga menanyakan apakah siswa benar-benar bisa disiplin untuk physical distancing, termasuk menggunakan masker.
Menurutnya, hal itu tentunya akan sulit untuk dipantau.
Ia lantas menyinggung kasus yang terjadi pada orang dewasa, seperti yang diketahui masih banyak yang melanggar, apalagi untuk anak-anak.
"Lalu bagaimana dengan jaga jarak, kemudian kantin, kantin enggak boleh buka, anak-anak harus membawa bekal sendiri karena kantin sering menjadi tempat kerumunan," ujar Retno.
"Lalu apakah anak-anak kita selama di rumah sudah biasa pakai masker, ini kan juga harus dilatih menggunakan masker," jelasnya.
"Kita orang dewasa saja suka merasa tidak nyawan, apalagi anak-anak."
Maka dari itu, hal-hal tersebut diharapkan bisa menjadi pertimbangan dari pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan dan sektor-sektor penunjang lainnya.
Selain itu juga memastikan kondisinya sudah cukup aman untuk membuka kembali sekolah.
Retno tidak ingin, sekolah justru menjadi klaster baru penyebaran Virus Corona.