Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Gubernur Jatim Khofifa: Meminta Warganya untuk Sementara Jangan Dulu ke Jakarta

Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jatim agar tidak kembali masuk ke Jakarta sementara waktu untuk mencari nafkah.

Editor: Glendi Manengal
Fatimatuz Zahro/Surya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Dardak saat menyampaikan perkembangan penyebaran covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus baru Covid-19 di Indonesia menurun, buat pemerintah keluarkan kebijakan baru yaitu New Normal.

Sementara itu diketahui sebagian besar dari kasus yang menurun itu didominasi oleh Jawa Tmur, sampai saat ini kasus virus corona setiap harinya bertambah ratusan pasien.

Terkait hal tersebut kabarnya dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jatim agar tidak kembali masuk ke Jakarta sementara waktu untuk mencari nafkah.

Menhan China Mengaku Konflik Antara AS dan China Sudah Berisiko Tinggi

Ini Respon Helmy Yahya, Terkait Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Sebagai Dirut PAW TVRI

Anggaran Militer Ditingkatkan, Presiden China Minta Tentara: Siap Bertempur!

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro)

Sebagaimana diketahui bahwa kasus positif Covid-19 di Ibukota paling tinggi.

Ia menyarankan warga yang dari Jakarta untuk menyelesaikan observasi sampai dinyatakan sehat.

"Yang sempat mudik ke berbagai daerah di Jatim, jangan dulu kembali ke Jakarta".

"Selesaikan observasi dan sampai dinyatakan sehat dengan menunjukkan hasil rapid tes dan PCR tes dan tunggu situasi berangsur normal," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Selasa (26/5). 

Khofifah mengatakan, himbauan ini sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan persoalan baru di ibukota akibat munculnya klaster baru atau gelombang baru.

"Episentrum penyebaran Covid-19 ada di Jakarta, jangan sampai terjadi ledakan pasien positif Covid-19 lagi".

"Mohon untuk bersabar dan tidak gegabah," tuturnya. 

"DKI Jakarta juga tengah PSBB, dan telah diperpanjang hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang".

"Kecuali mendesak dan memang urusan dinas, dipersilahkan".

"Meski demikian semua protokol kesehatan tetap wajib dipenuhi," tambah Khofifah. 

Menurut Khofifah, rezeki tidak hanya ada di Jakarta. Di kampung sekalipun, rezeki, nafkah, dan penghasilan tetap dapat diperoleh. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Polda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi saat berada di Gedung Grahadi Surabaya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Polda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi saat berada di Gedung Grahadi Surabaya. (SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro)

Terlebih saat ini jumlah e-commerce pun semakin banyak dan tentunya membuka banyak peluang usaha dengan pasar yang jauh lebih luas. 

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved