Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Anggaran Militer Ditingkatkan, Presiden China Minta Tentara: Siap Bertempur!

Xi Jinping mengatakan tentara China harus meningkatkan kesiapannya untuk menghadapi konfrontasi bersenjata dan meningkatkan kemampuan tugas Militer.

Editor: Glendi Manengal
afp
Militer China 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya dari Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa tentara China harus meningkatkan kesiapannya untuk menghadapi konfrontasi bersenjata dan meningkatkan kemampuan tugas-tugas militer.

Terkati hal itu diungkapkannya ketika peningkatan anggaran militer China dikaitkan dengan ancaman keamanan oleh negara lain.

Sementara itu Xi mengatakan kepada para perwira militer China di sela-sela pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional (NPC) bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah berkinerja baik dalam membantu mengendalikan wabah Covid-19 tetapi harus mencari cara-cara baru pelatihan selama pandemi.

Hersubeno Arief Tak Memenuhi Panggilan Sebagai Saksi Terkait Kasus Said Didu, Apa Alasannya?

Tak Masuk Akal, Raffi Ahmad Tak Terima Billy Jual Rumah Warisan Olga Syahputra

Terkait Pembukaan Mall Kembali, Anies Baswedan Adu Kuat dengan Pengusaha Mall, Siapa Menang?

militer China
militer China (Militer China via Kompas.com)

"Penting untuk mengeksplorasi cara-cara pelatihan dan persiapan perang karena upaya pengendalian epidemi telah dinormalisasi," ujar Xi seperti dilansir South China Morning Post dari kantor berita pemerintah Xinhua.

"Penting untuk meningkatkan persiapan untuk pertempuran bersenjata".

"Secara fleksibel melaksanakan pelatihan militer tempur yang sebenarnya, dan untuk meningkatkan kemampuan militer kita untuk melakukan misi militer," tegasnya.

Xi, yang mengepalai Komisi Militer Pusat, mengatakan pandemi ini telah menciptakan tantangan bagi militer, tetapi integrasi China di bidang sipil, militer dan politik telah menjadi keuntungan selama krisis.

Pertemuannya dengan para perwira PLA dilakukan ketika China mengumumkan kenaikan anggaran pertahanannya 6,6%.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian mengatakan China menghadapi ancaman keamanan yang meningkat terutama dari partai yang berkuasa di Taiwan.

"Otoritas Partai Progresif Demokratik [DPP] di Taipei mengandalkan kekuatan eksternal dan melangkah lebih jauh ke jalan separatisme. Situasi melawan separatisme semakin suram," kata Wu.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengirim ucapan selamatnya kepada Presiden Taiwan Tsai Ing-wen atas pelantikannya untuk masa jabatan kedua.

Kekuatan Militer China
Kekuatan Militer China (akurat.co)

Hal itu disampaikan bersama dengan persetujuan untuk penjualan torpedo kapal selam senilai US$ 180 juta dolar dari Amerika Serikat.

Wu mengatakan China menghadapi risiko dan tantangan baru dalam keamanan nasional.

Termasuk unilateralisme oleh beberapa negara yang mengguncang keamanan internasional dan meningkatkan risiko geopolitik.

Apa yang ia katakan adalah ancaman keamanan domestik yang semakin kompleks dan gerakan pemisahan diri.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved