Update Virus Corona di Sulut
UPDATE Virus Corona di Sulut Jumat 15 Mei 2020, Bertambah 22, Total Ada 105 Kasus
Update terkini peta sebaran penanganan virus corona di sulut kembali disampaikan pemerintah pusat, pada Jumat 15 Mei 2020.
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Setiap jumpa pers Dandel terus mengajak masyarakat agar terus berdoa kepada Tuhan, apapun agamanya agar pandemi ini cepat berakhir.
Jubir juga meminta, agar semua masyarakat saling topang menopang, agar virus ini cepat berakhir dan tidak ada diskriminasi.
Update di Indonesia
Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah.
Berdasarkan data yang masuk hingga Jumat (15/5/2020) pukul 12.00 WIB. ada 490 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan itu menyebabkan total ada 16.496 kasus Covid-19 di Indonesia, sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.
Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Jumat sore.
Data yang sama juga menunjukkan bahwa ada penambahan 285 pasien Covid-19 yang sembuh dalam sehari.
Kepastian sembuh itu didapatkan setelah pasien menjalani dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan hasilnya negatif virus corona.
Dengan demikian, total ada 3.803 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dari seluruh rumah sakit dan tempat perawatan di Indonesia.
Namun, Yurianto juga menyampaikan kabar duka dengan masih adanya pasien yang meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.
Ada penambahan 33 pasien Covid-19 yang meninggal dalam periode 14 - 15 Mei 2020.
Dengan demikian, total ada 1.076 pasien Covid-19 yang tutup usia sepanjang pencatatan Covid-19 di Indonesia.
• Sindikat Yakuza Kena Dampak Virus Corona, Bisnis Mereka Krisis, Terpaksa Lakukan Pekerjaan Ini
WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Bertambah 20, Total 793 Orang
Warga negara Indonesia ( WNI) yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Jumat (15/5/2020) berjumlah 793 orang.