Berita Sulut

Eks Kapolres Minahasa Diputus Bebas Dari Tuntutan Tipikor, Haryadi: Klien Kami Memang Tidak Bersalah

Mantan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Minahasa AKBP Syamsubair SIK diputus bebas dalam perkara Tindak Pidana Korupsi

Penulis: David_Kusuma | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Mantan Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair Sik dan Pengacaranya Vebry Tri Haryadi SH mengikuti sidang Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Manado, Selasa (12/05/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mantan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Minahasa AKBP Syamsubair SIK diputus bebas dalam perkara Tindak Pidana Korupsi pada sidang Tipikor Pengadilan Negeri Manado, Selasa (12/05/2020).

Sidang dengan agenda putusan yang digelar secara online dipimpin Ketua Majelis Hakim Lukman Bachmid SH MH dengan Hakim Anggota Hj Halidja Wally SH MH dan Pultoni SH MH, Panitera Pengganti Oisje Masengi SH dengan menghadirkan Terdakwa Syamsubair yang didampingi Pengacaranya Vebry Tri Haryadi SH, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Debby Kenap SH MH.

Dalam perkara dugaan Korupsi Dana Dukungan Operasional (Duk Ops) pada Dana DIPA Polres Minahasa tahun anggaran 2016 dan tahun 2017 sebesar Rp 338.629.000, serta transaksi ke rekening terdakwa sejumlah Rp 1,1 miliar menjadi titik tolak dakwaan JPU terhadap terdakwa Syamsubair.

AKBP Bambang Ashari Gatot Resmi Jabat Kapolres Tomohon

Dimana pada pemeriksaan awal perkara dilakukan Mabes Polri RI serta penuntutan dilakukan oleh tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tersebut, mendakwa Syamsubair dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 11 dan Pasal 18 pada Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang kemudian tidak terbukti, sebagaimana dalam pembacaan putusan tersebut.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Syamsubair SIK tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dalam dakwaan ke satu, membebaskan terdakwa dari semua dakwaan tersebut, memulihkan hak-hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya, memerintahkan terdakwa segera dibebaskan dari tahanan, mengembalikan barang bukti Rp 300.000.000, kepada Terdakwa, membebankan biaya perkara kepada negara," ucap Ketua Majelis Hakim Lukman Bachmid SH MH saat membacakan amar putusan.

Terdakwa Syamsubair yang mendengarkan putusan bebas terhadap dirinya itu, tak bisa menahan rasa harunya dan langsung memeluk Pengacara Vebry Tri Haryadi SH, yang selama ini mendampingi dan melakukan pembelaan hukum terhadap terdakwa, selama proses hukum di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Manado.

"Kami memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, dan keputusan majelis hakim sudah benar adanya, klien kami memang tidak bersalah dan tidak ada sama sekali niat jahat untuk melakukan perbuatan korupsi sebagaimana yang didakwakan selama ini. Klien kami adalah abdi hukum, polisi yang mempunyai karir yang baik sebagai pengayom, sehingg putusan ini sudah benar, sehingga klien kami dapat kembali mengabdi bagi masyarakat sebagai polisi yang baik," kata Pengacara, yang mantan jurnalis di Sulut ini.

BREAKING NEWS: Sulut Ketambahan 3 Positif Covid-19, 2 di Fasilitas Kesehatan, 1 Orang Anak 11 Tahun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved