Update Virus Corona Sulut
Dana BLT Kemensos Masih Berproses, Sulut Kebagian Kuota 110.177 Penerima
Pendataan Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kementerian Sosial masih berproses.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO. CO. ID, MANADO - Pendataan Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kementerian Sosial masih berproses.
Kepala Dinas Sosial Sulut Rinny Tamuntuan mengatakan, ada perubahan kebijakan terkait penerima BLT, sehingga ada penyesuaian pendataan di kabupaten/kota.
Provinsi Sulut pun sudah mendapat kuota penerima BLT yakni sebanyak 110.177 orang.
Penerima Dana BLT akan memperoleh dana Rp 600.000 per bulan selama 3 bulan atau total Rp 1,8 juta.
Anggaran BLT ini bersumber dari Kementerian Sosial, berbeda dengan BLT Dana Desa yang bersumber dari Dana Desa di Kementerian Desa.
• BRI Kanwil Manado Donasikan APD Senilai Rp 75 Juta untuk Penanganan Covid-19 di Sulut
"Dana BLT masih proses semua, banyak kabupaten/kota yang masih pendataan," kata dia kepada tribunmanado. co. id, Selasa (12/5/2020).
Dari 110.177 kuota penerima, baru terdata sekitar 20.000.
Ia memohon agar masyarakat bisa bersabar, pendataan dilakukan agar dana bisa tepat sasaran.
Rinny menjelaskan, sebenarnya penerima BLT datanya bersumber dari Data Terladu Kesejahteraan Sosial (DPKS), tapi kondisi Covid 19 saat ini memunculkan orang miskin baru karena PHK maupun dirumahkan.
• Eks Kapolres Minahasa Diputus Bebas Dari Tuntutan Tipikor, Haryadi: Klien Kami Memang Tidak Bersalah
Hal ini membuat Kementerian Sosial membuka penambahan data di luar DPKS
"Yang lalu jika tidak masuk DPKS, maka tidk bisa dapat, sekarang banyak warga miskin baru. Jadi diputuskan bisa masuk juga yang di luar DPKS," ujarnya.
Pendataan baru ini yang makan waktu untuk prosesnya. Selain itu, ada warga yang sudah mampu pun juga harus dikeluarkan dari DPKS
• Di Hari Perawat Internasional, 1 Perawat di Sulut Positif Covid-19, Total 5 Perawat Terjangkit
"Memang agak sedikit rumit proses ini. Tapi ada juga daerah yang sudah mendata sesuai kuota, " ujarnya.
Selain itu, penerima BLT ini tidak bisa ganda, artinya bukan penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program sembako
Selain itu, kabupaten /kota juga mengeluh soal input data penerima secara online. Mereka sering menemui masalah jaringan, mungkin disebabkan karena pendataan dilakukan se -Indonesia. Input data sering lancar ketika mulai tengah malam.
Ia berharap masyarakat bersabar untuk menanti pencairan dana BLT Kemensos. (ryo)
• BREAKING NEWS: Sulut Ketambahan 3 Positif Covid-19, 2 di Fasilitas Kesehatan, 1 Orang Anak 11 Tahun